Kepala BIN Sebut Ada Potensi Ancaman Pilkada

Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal Budi Gunawan mengaku telah mengingatkan sejumlah daerah terkait potensi ancaman pada pelaksanaan Pemilihan...

Kepala BIN Sebut Ada Potensi Ancaman Pilkada
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Komjen Pol Budi Gunawan mengucapkan sumpah jabatan pada acara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Jumat (9/9/2016). Budi Gunawan dilantik menjadi kepala BIN menggantikan Sutiyoso. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal Budi Gunawan mengaku telah mengingatkan sejumlah daerah terkait potensi ancaman pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah 2017.

BACA: Mantan Istri Mario Teguh Enggan Muncul di Media Ternyata Inilah Alasan

"Potensi ancaman (Pilkada) sudah kami sampaikan kepada seluruh aparat di wilayah, sesuai dengan tugas masing-masing," kata Budi Gunawan di kantor Kemendagri, Jakarta, Kamis (22/9/2016).

BACA: Sebelum Bikin SIM, Ada Baiknya Anda Baca Dulu Hal Ini

Meski mengakui ada kerawanan dalam pelaksanaan pilkada, namun mantan ajudan Megawati Soekarnoputri itu enggan merinci masalah tersebut.

"Kalau potensi kerawanan pilkada pasti ada. Tapi sesuai undang-undang memang ada beberapa hal yang tidak bisa kami sampaikan secara terbuka," jelasnya.

BACA: Bahas Pilkada DKI, Prabowo dan Sohibul Temui Poros Cikeas

Kendati demikian, ia yakin dengan disampaikannya informasi potensi ancaman sejak jauh hari, perangkat dan sejumlah personel keamanan di daerah kemudian segera mempersiapkan pengamanan di wilayah masing-masing.

"Tentu semua itu sudah diambil langkah deteksi maupun peringatan dini. Kemudian untuk langkah-pangkah pencegahan dini dan tindakan preventif oleh satuan-satuan di wilayah juga sudah dilakukan," ujarnya.

Mantan Wakil Kepala Polri ini juga mengatakan pihaknya telah tergabung dalam satgas pilkada, yang dibentuk untuk membantu kelancaraan penyelenggaraan "pesta demokrasi" di 101 daerah nanti.

"Koordinatornya tetap KPU dan Bawaslu dan di bidang penegakan hukum ada Gakumdu. Kami tentu dari aspek pengawasan," ujar Budi.

Editor: asmadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved