Breaking News:

Sebelum Bikin SIM, Ada Baiknya Anda Baca Dulu Hal Ini

Mungkin kita sudah sering dengar kata SIM (Surat Izin Mengemudi), tapi belum banyak yang tahu seluk beluknya. Pertanyaan yang sering dilontarkan...

Kompas.com
Ilustrasi Surat Izin Mengemudi (SIM) 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Mungkin kita sudah sering dengar kata SIM (Surat Izin Mengemudi), tapi belum banyak yang tahu seluk beluknya. Pertanyaan yang sering dilontarkan, ada berapa jenis SIM, apa bedanya SIM A dengan SIM A Umum, dan apa itu SIM D.

BACA: Gerindra Sebut Ada Magnet Luar Biasa Ketika Dimunculkan Nama Anies

Buat mengingatkan kembali sekaligus jadi bahan bacaan pemohon SIM baru, berikut ulasannya.

Syarat utama menjadi pengemudi kendaraan bermotor di jalanan yakni memiliki SIM seperti tertera pada Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Secara umum, SIM terbagi menjadi dua yakni perseorangan dan kendaraan bermotor umum.

BACA: Beberapa Nama Artis Indonesia Ini Pernikahannya Tak Direstui Orangtua

Sebelum mendatangi Kantor Satuan Pelaksana Administrasi (Satpas) SIM, para calon pemohon pembuatan SIM diwajibkan memiliki kompetensi mengemudi. Jadi harus belajar lebih dulu.

BACA: Dikerjai, Deddy Corbuzier Dikira Melawan Pria Ini, Ternyata Penantangnya Sungguh Lebih Mengerikan

Menurut aturan caranya ada dua, melalui pendidikan dan pelatihan dari lembaga resmi teakreditasi dari pemerintah atau cara lain yang sampai sekarang masih kontroversi, belajar sendiri.

Penggolongan SIM perseorangan:
SIM A – Mengemudikan mobil penumpang dan barang dengan jumlah berat tidak lebih 3,5 ton
SIM B I – Mengemudikan mobil penumpang dan barang dengan jumlah berat lebih dari 3,5 ton
SIM B II – Mengemudikan alat berat, kereta penarik, kendaraan bermotor yang menarik kereta tempelan atau gandengan dengan berat lebih dari 1 ton.
SIM C – Mengemudikan sepeda motor
SIM D – Mengemudikan kendaraan khusus bagi penyandang disabilitas.

Penggolongan SIM kendaraan bermotor umum
SIM A Umum - Mengemudikan kendaraan bermotor umum dan barang dengan jumlah berat tidak lebih 3,5 ton
SIM B I Umum - Mengemudikan kendaraan bermotor umum dan barang dengan jumlah berat lebih dari 3,5 ton. (Syarat: memiliki SIM A setidaknya 12 bulan).
SIM B II Umum – Mengemudikan kendaraan penarik atau kendaraan bermotor yang menarik kereta tempelan atau gandengan dengan berat lebih dari 1 ton. (Syarat: memiliki SIM B I selama 12 bulan).

Febri Ardani
unit uji SIM A dan SIM C yang digelar Garda Oto.
Halaman
12
Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved