Dinsosnakertrans Basel Temukan 16 WNA Thailand Bekerja di Kapal Isap
KIP Paramruay 8, yang memperkerjakan 8 TKA asal Thailand milik PT Sanhe Ina Jaya, dan KIP Parama 1 yang memperkerjakan 8 TKA
Penulis: Riki Pratama | Editor: Hendra
Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama
BANGKAPOS.COM, BANGKA--Tim Pengawasan orang asing yang terdiri dari petugas Imigrasi dan Pengawas tenaga kerja Dinsosnakertrans Basel melakukan sidak terhadap tenaga kerja asing (TKA) yang bekerja di Kapal Isap Produksi (KIP) di Desa Permis, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan beberapa waktu lalu.
Dalam sidak tersebut pihak pengawas ketenagakerjaan menemukan pekerja asing yang bekerja di dua KIP yang beroperasi di perairan Desa Permis.
Total 16 tenaga kerja asing yang di dapatkan belum dilaporkan pihak perusahan KIP memperkerjakan tenaga asing.
Kapal isap yang memperkerjakan tenaga asing ialah KIP Paramruay 8, yang memperkerjakan 8 TKA asal Thailand milik PT Sanhe Ina Jaya, dan KIP Parama 1 yang memperkerjakan 8 TKA asal Thailand milik PT Lautan Parama Sejahtera.
"Kita bersama tim imigrasi melakukan pengawaaan TKA terhadap ketenagakerjaan bersama pihak imigrasi dan kepolisian dan Danlanal, kita melakukan sidak pemeriksaan ke Kapal isap yang ada di Desa Permis lautan, Simpang, Rimba,"jelas Astria Agustina Pengawas Ketenagakerjaan, Dinsosnakertrans Pemkab Basel kepada bangkapos.com, Jumat (23/9/2016) di tempat kerjanya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/astria-agustina_20160923_143828.jpg)