Pipa Bocor, PDAM Tirta PinangTerpaksa Matikan Aliran Air

Direktur PDAM Tirta Pinang, Ady Setiawan mengakui terpaksa mematikan pendistribusian air ke daerah Selindung Lama

Pipa Bocor, PDAM Tirta PinangTerpaksa Matikan Aliran Air
bangkapos.com/dok
Direktur PDAM, Ady Setiawan didampingi karyawan 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Zulkodri

BANGKAPOS. COM, BANGKA -- Direktur PDAM Tirta Pinang Kota Pangkalpinang, Ady Setiawan mengakui terpaksa mematikan pendistribusian air ke daerah Selindung Lama dan sekitarnya, lantaran ada perbaikan pipa bocor di Jalan Stania, tepat di samping RSBT yang berdekatan dengan TK Bhayangkara Bukit Baru Kota Pangkalpinang.

"Iya terpaksa kami matikan. Kami minta maaf karena ada perbaikan pipa bocor di dekat RS Bhakti Timah tepat dekat TK Bhayangkara. Insyaallah besok sudah bisa didistribusikan dan normal, " ucapnya ketika dikonfirmasi bangkapos.com, Minggu (24/09/2016) malam.

Namun lanjutnya bagi warga yang benar-benar membutuhkan air dipersilahkan, menghubungi pihak PDAM, agar langsung dikirim mobil tangki air.

"Kalau ada keluhan atau kebutuhan air silahkan telpon kantor PDAM, langsung kita kirimkan tangki, laporkan nama alamat yang jelas, " ucapnya

Saat disinggung kenapa bisa sampai tiga hari tidak didistribusikan, menurut Ady karena perbaikan pipa bocor harus terlebih dahulu mendapat izin dari Dinas PU, lantaran akan membongkar jalan.

"Informasi bocor itu, sudah dua minggu ini, tetapi karena mau bongkar jalan dan itu fasilitas umum, maka kita harus izin dulu dengan PU, dan baru tiga hari ini, kita dapat izinnya, makanya agak lama" ungkap Ady

Dikatakan Ady kenapa pihaknya terpaksa mematikan aliran, lantaran sistem perpipaan yang dibangun sebelumnya jaringan linier, bukan sekunder. Kalau linier (lurus) apabila terjadi kebocoran terpaksa harus dimatikan, karena tidak ada katup pengendali.

"Ini juga suatu persoalan. Jaringan lama itu pola linier. Kedepan kita bangun jaringan pola sekunder atau melingkar, sehingga akan ada katup pengendali. Jadi apabila ada pipa bocor, bisa dialihkan dengan jaringan pipa lain, karena ada katup pengendalinya, " jelas Ady.

Penulis: zulkodri
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved