Bupati Bangka Serahkan 13 Unit Eks Kendaraan Dinas ke Ormas dan OKP

bupati menyerahkan hibah 13 unit mobil kendaraan kepada pengurus organisasi kemasyarakatan dan organisasi kepemudaan.

Bupati Bangka Serahkan 13 Unit Eks Kendaraan Dinas ke Ormas dan OKP
Bangkapos.com/Nurhayati
Bupati Bangka H Tarmizi Saat dan Sekda Bangka H Fery Insani berfoto bersama para pengurus organisasi penerima hibah mobil dinas dari Pemkab Bangka, Senin (26/9/2016) di Halaman Kantor Bupati Bangka. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Bupati Bangka H Tarmizi Saat bersama Sekda Bangka H Fery Insani menyerahkan hibah lahan tanah di RSS Sungailiat untuk Masjid Al Muhajirin dan di Lingkungan Rambak untuk komplek pemakaman warga setempat, Senin (26/9/2016) di Halaman Kantor Bupati Bangka.

Selain itu juga pada kesempatan ini bupati menyerahkan hibah 13 unit mobil kendaraan kepada pengurus
organisasi kemasyarakatan dan organisasi kepemudaan.

Eks kendaraan dinas tersebut diserahkan kepada HKBP Sungailiat, Ponpes Al Islam Kemuja, KNPI Kabupaten Banagka, Muhmadiyah Kabupaten Bangka, Baznas Kabupaten Bangka, NU Kabupaten Bangka, BP2TP Kabupaten Bangka, MUI Kabupaten Bangka, Ponpes Da’arul Abror Kace, Yayasan Masjid Agung Sungailiat, Pengurus Kematian Desa Pemali, Muslimat NU Kabupaten Bangka dan BKMT/IPHI Kabupaten Bangka.

Untuk hibah kendaraan dinas ini diakui Tarmizi, menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Babel bahwa kendaraan mobil operasional di DPRD Kabupaten Bangka harus kembalikan kepada Pemkab Bangka.

"Dengan dikembalikannya mobil itu sebagian juga ada yang belum dikembalikan. Mobil itu dibagikan ke kepala SKPD dan kepala bagian, inspektur pembantu dan para kabid. Kemudian mobil-mobil yang selama ini dipakai para kabag, para kabid, para kepala dinas itu tidak ada yang makai. Kalau dilelang juga terlalu rendah harganya. Jadi kebijakan dari pak sekda dan kawan-kawan saya setuju untuk dihibahkan kepada organisasi di Bangka," ungkap Tarmizi kepada bangkapos.com, Senin (26/9/2016) di Halaman Kantor Bupati Bangka.

Diakuinya, para anggota dewan taat aturan sehingga mobil operasional yang sebelumnya digunakan dikembalikan mereka kembali kepada Pemkab Bangka.

Kendaraan tersebut selama sebulan masih boleh menggunakan plat merah tetapi setelah itu harus diganti oleh organisasi-organisasi yang menerima menjadi plat hitam.

"Jadi sudah milik sendiri. Mobil ini dihibahkan. Kalau mereka jual itu nanti urusan merekalah tapi saya yakin tidak. Disamping mobil juga kita hibahkan tanah di Rambak dan tanah untuk masjid di RSS," jelas Tarmizi.

Organisasi masyarakat dan pemuda yang menerima hibal mobil dinas itu dikatakannya berdasarkan masukan para aparat pemerintah daerah.

"Saya hanya memberikan arahan saja, yang aktif dulu," kata Tarmizi.

Disinggung bedanya mobil dinas masing-masing kepala SKPD menurutnya tergantung SKPD yang menganggarkannya.

"Tergantung mereka menganggarkan mungkin tim anggarankan, saya tidak tahu persis dulu juga kalah sama kepala PU. Saya pakai kijang kepala PU CRV dulu tapi bagi saya tidak masalah tapi kalau mobil itu melalui APBN tidak masalah," kata Tarmizi.

Penulis: nurhayati
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved