Perajin Batik Tulis Bangka Tengah Keluhkan Bahan Baku

Perajin batik tulis di Bangka Tengah kesulitan mendapatkan bahan baku sehingga harus mendatangkannya dari luar daerah.

Perajin Batik Tulis Bangka Tengah Keluhkan Bahan Baku
Riski Yuliandri/bangkapos
Kepala Disperindagkop dan UMKM Bateng, Useng Komara. 

Laporan Wartawan Bangkapos, Riski Yuliandri

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Perajin batik tulis di Bangka Tengah kesulitan mendapatkan bahan baku sehingga harus mendatangkannya dari luar daerah.

Menurut kepala dispperindagkop dan UKM Bateng, Useng Komara mengatakan saat ini para perajin batik harus membeli bahan bakunya dari Yogjakarta dan Solo.

"Bahan baku seperti pewarna ini harus di beli dari Jogja dan Solo karena disini belum ada pengusaha di Bangka yang menjualnya, padahal perajin batik tulis sudah mulai banyak," ungkapnya, selasa (27/9/2016).

Ia mengaku sering mendengar keluhan dari perajin batik tulis di bangka tengah terkait bahan baku tersebut sehingga harus membeli sendiri ke Yogjakarta maupun Solo dan mengeluarkan biaya lebih mahal.

"Tentunya mereka (pengerajin) harus bayar lebih jika dibandingkan ada pengusaha yang menjual bahannya disini karena harus bayar ongkos kirim dan sebaainya, ini yang menjadi kendalanya," tambah Useng.

Tingginya biaya yang dikeluarkan perajin batik tulis ikut memicu harga jual.

"Biaya produksinya saja mahal jadi harga jualnya juga mahal, mungkin kalau bahan bakunya bisa didapat di bangka bisa saja harganya juga lebih murah," tambah Useng.

Penulis: tidakada020
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved