Purnawirawan TNI Ini Sebut Pengunduran Diri Agus Yudhoyono Diduga Tak Sesuai Prosedur

Agus yang berpangkat Mayor Infanteri melepas jabatanya tiga hari setelah mendaftar ke KPUD DKI Jakarta sebagai peserta Pilkada.

Purnawirawan TNI Ini Sebut Pengunduran Diri Agus Yudhoyono Diduga Tak Sesuai Prosedur
Tribunnews.com/ Taufik Ismail
Letjen (purn) TNI Kiki Syahnakriā€ˇ di SCBD, Jakarta, Kamis (29/9/2016) 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Agus Harimurti Yudhoyono resmi melepas jabatannya sebagai Komandan Batalyon infanteri Mekanis Arya Kemuning/203, Senin (26/9/2016).

Agus yang berpangkat Mayor Infanteri melepas jabatanya tiga hari setelah mendaftar ke KPUD DKI Jakarta sebagai peserta Pilkada.

Ketua Pengkajian Persatuan Purnawiraan TNI Angkatan Darat‎ (PPAD), Letjen (Purn) TNI Kiki Syahnakri menilai proses pengunduran diri Agus tidak sesuai prosedur.

Kiki mmengatakan prosedural untuk menarik seseorang dari TNI diperbolehkan.

Menurutnya, jangankan Mayor, kapten pun boleh kalau mau menjadi pejabat.

"Tapi kan ada prosedur, kan ada tahap-tahapanya. Prosesnya sangat cepat, ada prosedur yang ditabrak," ujarnya kepada Tribunnews di Kawasan SCBD, Jakarta, Kamis (29/9/2016).

Mantan Panglima Penguasa Darurat militer Timor-Timur tersebut mengatakan Agus merupakan komandan Batalyon.

Sebelum mengundurkan diri, ia harus mengajukan surat kepada Komandan Brigade serta diketahui beberapa jenjang pimpinan di TNI.

"Di atas komandan Brigade ada Pangdam. Dari Pangdam ada KSAD, ada Panglima. Dia mengajukan surat pribadi ke komandan brigade," katanya.

Ia menduga ada prosedur yang ditabrak dalam pengunduran diri Agus Yudhoyono dari TNI.

Halaman
12
Editor: asmadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved