RSUD Basel Musnahkan Obat Kedaluarsa karena Tak Terpakai Senilai Rp 400 Juta

obat tersebut tidak terpakai karena banyak obat yang di hibahkan dan tidak terpakai karena tidak sesuai dengan permintaan.

RSUD Basel Musnahkan Obat Kedaluarsa karena Tak Terpakai Senilai Rp 400 Juta
Bangkapos.com/Riki Pratama
Obat kedaluarsa yang dimusnakan oleh pihak Dinas Kesehatan, Jumat (30/9/2016) di halaman RSUD Basel 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Direktur RSUD Basel dr Annisa mengatakan untuk obat obatan yang di musnakan milik rumah sakit merupakan obat kedaluarsa dari tahun 2008-2015 yang belum di pernah musnakan pihak rumah sakit.

"Sebelumnya pernah mau dikubur tapi susah cari lahan dan takut di bongkar juga, obat dari tahun 2008, semuanya jika di uangkan mencapai Rp 400 juta, jenisnya seperti obat batuk, flu, anti biotik, anti mual, fisikoterapik, obat lainya seperti obat program seperti filariasi,"ucap Annisa kepada bangkapos.com, Jumat (30/9/2016)

Ketika di singgung kenapa masih banyak obat yang tidak terpakai hingga kedaluarsa, ia mengatakan obat tersebut tidak terpakai karena banyak obat yang di hibahkan dan tidak terpakai karena tidak sesuai dengan permintaan.

"Banyaknya obat hibah, bukan sesuai permintaan kita, jadi banyak obat tidak terpakai, ditambah pasien rumah sakit yang sedikit,"jelasnya

Ia pun tidak memungkiri bahwa untuk pemusnahan obat kedaluarsa sebaiknya dimusnakan pada tiap tahunya, namun karena keterbatasan alat pihak rumah sakit baru kali ini melakukan pemusnahan.

"Sebenarnya bagusnya pertahun kita pemusnahan, namun baru sekarang karena tidak boleh di kubur, kita belum melakukan pemusnahan, sekarang ada alat incenerator ada BAPnya baru mulai di adakan takutnya ada temuan, sekarang juga bisa langsung banyak memusnakanya,"jelasnya

Namun, Annisa memastikan obat yang kedaluarsa tidak di pakai, apalagi sampai tersebar di masyarakat.

"Tidak ada yang menyebar karena setiap obat yang keluar dari gudang didata,"ucapnya.

Jangan Lupa Follow Twitter Bangka Pos di @bangkapos ---> KLIK Follow

Kunjungi Juga Fanpage Bangka Pos, ---> KLIK Suka/Like

Selengkapnya Baca Harian Cetak Bangka Pos dan Babel News

Update Berita, KLIK: www.bangka.tribunnews.com

Penulis: Riki Pratama
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved