Breaking News:

42 Persen Penduduk Singapura Ingin Pindah Terutama ke Indonesia

42 persen ingin pergi meninggalkan negeri itu meski sebagian besar responden mengakui Singapura sangat aman.

Istimewa
Satu sudut kehidupan di Singapura. 

BANGKAPOS.COM, SINGAPURA - Singapura dikenal sebagai negara kota yang paling eksotis di Asia. Properti di negara yang hanya sepelemparan batu dari Batam ini laku keras.

Namun, sebuah studi online si negara itu cukup mengejutkan.

Sebanyak 42 persen dari warganya ternyata tidak betah tinggal di negara tersebut dan ingin bermigrasi ke luar negeri jika diberikan kesempatan.

Studi online itu dilakukan oleh perusahaan riset Ipsos Global dan penyedia solusi data SSI pada Desember 2015 lalu.

Hasil studi itu dirilis, Kamis (29/9/2016) oleh The Straits Times, Singapura.

Harga apartemen di Singapura mulai dipangkas buntut dari kebijakan Penambahan Biaya Materai Pembeli (PBMP) yang menjadi momok bagi para pengembang.

Ada 1.050 warga Singapura yang disurvei dari seluruh demografi di negara pulau itu.

Survei dilakukan secara acak kepada semua jenis kelamin, etnis, kelompok usia, pekerjaan dan pendapatan rumah tangga.

Di antara mereka, 555 perempuan dan 495 laki-laki. Survei itu dilakukan pada 923 warga Singapura, dan sisanya ekspatriat yang menetap di Singapura.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved