Grandfinal Puteri Indonesia Babel 2016
Cut Nadia Dwi Ramadhani: Nggak Feeling Bakal Menang Puteri Indonesia Babel 2016
Wanita yang kerap disapa Nadia itu tak menyangka dirinya dapat mengenakan mahkota Putri Indonesia Babel 2016
Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Malam Grand Final Pemilihan Putri Indonesia Kepulauan Bangka Belitung 2016 menobatkan Cut Nadia Dwi Ramadhani perwakilan Pangkalpinang sebagai Puteri Indonesia Babel 2016.
Runner Up 1 diraih oleh finalis no 7 Marcella Silviani perwakilan Bangka Tengah. Runner Up 2 diraih oleh Diah Ayuningsih, perwakilan Pangkalpinang..
Wanita yang kerap disapa Nadia itu tak menyangka dirinya dapat mengenakan mahkota Putri Indonesia Babel 2016, namun menurutnya ia hanya melakukan yang terbaik saat masa karantina.
"Alhamdulillah banget ini gak ada feeling sama sekali bakal jadi pemenang karena pesaingnya hebat-hebat semua," kata remaja kelahiran Pangkalpinang, 26 Februari 1995.
Ke depan Nadia akan lebih gencar lagi untuk mengikuti kegiatan sosial, lingkungan dan mempromosikan pariwisata Babel sesuai dengan amanah yang baru diembannya itu.
"Pastinya akan melakukan terobosan, pertama akan belajar lebih lagi dan memperbaiki diri saya bisa siap menghadapi dunia selajutnya. Saya juga akan lebih gencar lagi untuk mempromosikan potensi bahari di Babel bersama teman-teman, terutama promosi melalui media sosial yang menjangkau seluruh dunia, tentunya saya akan berjuang lebih giat lagi untuk Babel," kata wanita yang memiliki hobi voli dan menyanyi ini.
Saat ini Nadia bekerja di Astra Internasional dan juga sedang menyelesaikan studi S1 di Universitas Trisaksi jurusan akuntansi.
"Mungkin mengatur waktu kerja dan saya sangat didukung oleh pimpinan dan ini nanti saya akan berkonsultasi dengan pimpinan, kalau kuliah kebetulan di malam hari. Yang jelas saya akan membagi waktu secara profesional dengan tugas baru yang saya emban ini," kata alumni SMAN 4 Pangkalpinang.
Adapun pemenang Puteri Atribut dalam Pemilihan Puteri Indonesia Kepulauan Bangka Belitung 2016 yaitu untuk Katagori Puteri Favorit disabet oleh Kiki Anggraini nomor finalis 5 utusan kabupaten Bangka.
Sedangkan Puteri Berbakat berhasil diraih oleh Dara Brilian Pramesty nomor Finalis 14 perwakilan Pangkalpinang. Selama karantina Dara menampilkan bakatnya menyanyi.
Jessica Mairani finalis kabupaten Bangka berhasil menyabet gelar atribut Puteri Persahabatan.
Untuk atribut Putri Photo Genic berhasil diraih oleh finalis no 13 Vega listia perwakilan Pangkalpinang. Cici Kuswana dengan no finalis 11 perwakilan Bangka Tengah berhasil meraih Puteri Intelegensia dalam malam Grand Final Pemilihan Putri Indonesia Babel 2016.
Pemilihan Puteri Indonesia 2016 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diikuti 19 finalis yang merupakan perwakilan dari kabupaten/kota di Babel. Terdapat tiga babak penyisihan yakni 10 besar, 5 besar dan tiga besar.
Malam Grand Final yang mengusung tema Lestarikan lingkungan dan alam di Bumi serumpun sebalai ini disesuaikan dengan dekorasi panggung serba hijau hingga kostum yang digunakan para finalis.
Malam Grand Final yang dihadiri juga Putri Indonesia Babel 2015 Cinderi Maura Restu dan Putri Indonesia Pariwisata Indonesia 2015 Intan Aletrino. Sekda Babel, Yan Megawandi, kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Babel, Rivai, kepala dinas Pariwisata Pangkalpinang, Akhmad Elvian, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Babel.
Kelima dewan juri yang menilai dalam ajang Pemilihan Putri Indonesia dari berbagai bidang satu diantaranya ialah psikolog yakni Medy Harto, perwakilan Yayasan Puteri Indonesia Wisnu Wardana, Boma Karista, dan dari Dinas Pariwisata Babel yakni Nurhayati dan Widya.
Ratusan pendukung masing-masing finalis juga turut memadati Ballrom Hotel Santika untuk memberikan dukungan pada masing-masing finalis. Antusiasme dukungan diwujudkan dengan riuhan tepuk tangan dan dukungan dari para penonton.
Ketua Pelaksana Kegiatan Pemilihan Putri Indonesia 2016 mengatakan kesembilan finalis sudah menjalani karantina sejak Rabu (28/9) dan dibekali dengan berbagai wawasan yang berhubungan dengan brain, beuaty dan behaviour.
"Mereka dinilai sejak masa karantina dan masa karantina diisi dengan kunjungan, pembekalan wawasan, attitude, psikologi, dan pelatihan kecantikan," kata Eka Gunawan.
Perwakilan Yayasan Putri Indonesia Pusat, Wisnu Wardana memuji kecantikan asli Puteri-puteri dari Babel. Ia berharap Putera-puteri yang belum terpilih dapat mencoba peruntungannya kembali tahun depan pada ajang yang sama pasalnya pihaknya memilih Puteri-puteri terbaik untuk dikirimkan ke ajang nasional maupun internasional.
"19 ini semuanya cantik-cantik dan saya perhatikan kulitnya itu putih-putih. Kami menjaring putera-puteri terbaik untuk bisa kita bawa ke Jakarta dan akan kami bekali dan gembleng sehingga nanti bisa menjadi yang terbaik untuk mewakili Indonesia di ajang internasional," katanya dalam sambutan Grand Final PPI Babel 2016.
Wisnu yang sudah menilai para finalis pada masa karantina menilai banyak potensi yang bisa dikembangan dari para finalis. Namun pihaknya tetap menggutamakan standar yang telah ditetapkan yayasan Putri Indonesia pusat.
"Untuk standar Putri Indonesia usianya minimal 18 tahun ini untuk kesiapan mental dan psikologis jika memang terpilih, dan untuk tinggi badan itu kami mensyaratkan minimal 170 keatas karena biar kita bisa sejajar dengan orang luar, Selain itu pengetahuan yang luas, kesehatan kulit dan rambut juga jadi poin penting," ujarnya.
Sementara itu Serketaris Daerah Provinsi Babel, Yan Mewgandi dalam sambutannya mengapresiasi yayasan Putri Indonesia Babel yang telah menjaring Putera-puteri terbaik untuk mewakili Babel dalam ajang pemilihan Puteri Indonesia ditingkat Nasional.
Ia berharap semua stake holder dapat berperan dalam mengembangkan objek wisata Babel yang dinilai dapat menggerakkan perekonomian Babel.
"Selain memiliki mimpi yang kuat untuk mengembangkan destinasi wisata kita juga harus bersinergi dengan semua stake holder salah satunya adalah dengan kegiatan yang seperti ini, karena pemerintah juga memiliki keterbatasan sumber daya manusia sehingga diperlukan seluruh komponen untuk saling bersinergi mempromosikan pariwisata," katanya.
Yan berharap Putera-puteri yang terpilihnya dapat menjadi duta untuk mempromosikan dan memperkenalkan pariwisata Babel di kancah Nasional maupun internasional.
"Ajang ini untuk menempa diri dan mengembangkan diri tak hanya beuty tapi juga brain dan behaviour," pesannya.