Bangka Pos dan Bank Indonesia Sumbang Tempat Sampah dari Recycle Wadah Tinta

Bangka Pos dan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Bangka Belitung bersinergi bekerja sama memberikan bantuan tempat sampah

Bangka Pos dan Bank Indonesia Sumbang Tempat Sampah dari Recycle Wadah Tinta
bangkapos.com/Ardhina Trisila Sakti
General Manager Bisnis Bangka Pos, Daryono. Kepala BI kantor perwakilan Bangka Belitung Bayu Martanto dan Kepala SMKN 2 Pangkalpinang, Yulizarman berfoto bersama siswa dalam penyerahan tempat sampah secara simbolis. 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ardhina Trisila Sakti

BANGKAPOS, PANGKALPINANG ---Bangka Pos dan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Bangka Belitung bersinergi bekerja sama memberikan bantuan tempat sampah kepada SMKN 2 Pangkalpinang.

Bantuan CSR Bangka Pos ini secara simbolis langsung diberikan oleh General Bisnis Bangka Pos, Daryono bersama Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Bangka Belitung, Bayu Martanto, Rabu (5/10) di ruang kepala sekolah SMKN2 Pangkalpinang, Yulizarman.

"Kami berterimakasih kepada Bangka Pos dan Bank Indonesia yang telah memperhatikan kami. Apapun bentuk bantuannya akan kami manfaatkan" ungkap" Kepala Sekolah SMKN 2 Pangkalpinang, Yulizarman.

Sementara itu, General Manager Bisnis Bangka Pos, Daryono mengungkapkan bantuan tempat sampah yang berasal dari wadah tinta cetak koran Bangka Pos ini diberikan guna memancing kreatifitas siswa SMKN 2 Pangkalpinang mengkreasiakan barang-barang bekas menjadi barang siap pakai.

"Bangka Pos bersama Bank Indonesia menyerahkan CSR berupa tempat sampah recycle bekas tinta daripada gak kepakai maka kita berikan sedikit kreasi sebagai tempat sampah. Ini sebagai pancingan buat SMK ini supaya bisa menciptakan barang-barang yang gak kepake menjadi barang-barang yang berguna.Kalau berhasil membuat barang-barang recycle maka perusahaan pasti memberikan supporting" pungkas GM Bisnis, Daryono.

Senada, Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Bangka Belitung, Bayu Martanto turut menyambut kerjasama Bangka Bos dan Bank Indonesia sebagai sinergi positif

"Luas sekolah 4,5 hektar dan jumlah murid 1.549 orang jadi aset yang bagus. Sinergi ini juga bagus karena memanfaatkan wadah bekas tinta. Kalau ada reduce, reuse, dan recycle maka kita ikut bantu karena termasuk sebagai usaha melindungi lingkungan hidup" tukas Bayu.

Bertemu dengan enam siswa perwakilan SMKN 2 Pangkalpinang, Bayu juga memanfaatkan momen ini untuk mengedukasi siswa menjaga fisik uang rupiah agar tidak dicoret-coret atau diremas.

"Uang yang jelek atau gak layak edar pada akhirnya akan dihancurkan. Jadi mohon bantuannya perlakukanlah uang dengan baik artinya uang dimasukin dompet dengan benar dan jangan dicoret-coret" tutup Kepala B Indonesia Perwakilan Bank Indonesia, Bayu Martanto.

Penulis: Ardhina Trisila Sakti
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved