Belajar Gratis Sambil Berwiraswasta di Ponpes Roudhlotul Hidayah Desa Jeruk
Pondok Pesantren Salafiyah Roudhlotul Hidayah Desa Jeruk Kecamatan Pangkalan Baru menggratiskan muridnya dari biaya sekolah
Laporan Wartawan Bangka Pos, Nordin
BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Pondok Pesantren Salafiyah Roudhlotul Hidayah Desa Jeruk Kecamatan Pangkalan Baru menggratiskan muridnya dari biaya sekolah.
Selain belajar ilmu agama sebagai rutinitas, mereka diajarkan berwirausaha.
Pengelola Pondok Pesantren Salafiyah Roudhlotul Hidayah Hasib Safi'i menerangkan, pondok tersebut berdiri sejak tiga tahun lalu dengan modal seadanya.
Hingga sekarang tercatat 48 santri yang belajar di pondok tersebut.
Mereka berasal dari berbagai daerah, Basel, Pangkalpinang dan Bateng.
" Santri-santri ada yang pulang, karena mereka sekolah, nah untuk yang pulang mereka bayar Rp 25 ribu, itu untuk keperluan mereka sendiri. Kalau tenaga pengajar ada delapan orang," ucap Safai'I kepada bangkapos.com.
Ayah tiga anak ini melanjutkan, santri diajarkan berwirausaha yaitu menanam sayur mayur. Ada kacang, terong, timun dan sebagainya.
"Hasilnya pertanian tersebut untuk keperluan mereka sendiri," ujarnya
* Beternak Sapi
Disela-sela kesibukannya mengelola Pondok pesanteren, menjadi perangkat desa, Hasib Safi'i juga berternak sapi.
Bahkan dirinya menjadi ketua kelompok tani.
Sapi-sapi miliknya kini dipelihara dibelakang rumah. Hasilnya sebagian sudah dijual sebagai kebutuhan.
"Dulu, sekitar lima tahun lalu ada bantuan sapi dari pemerintah kabupaten Bateng, saya sendiri sebagai kelompok tani. Sapi-sapi bantuan tersebut kami pelihara secara berkelompok, hasilnyapun sudah cukup banyak," terangnya
Dirinyapun mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Bangka Tengah telah membantu masyarakatnya. Warga banyak terbantu dengan mendapatkan bantuan ternak sapi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/pondok-pesantren-salafiyah-roudhlotul-hidayah_20161012_205322.jpg)