Minggu, 19 April 2026

Irwansyah Pantau Lomba Tujuh Bahasa Tingkat Nasional melalui CCTV

Pada kesempatan tersebut, orang nomor satu ini, mengaku kagum dengan kecanggihan teknologi saat ini.

Penulis: M Zulkodri | Editor: Hendra
Bangkapos.com/Zulkodri
Walikota Pangkalpinang, M Irwansyah Pantau pelaksanaan lomba tujuh bahasa tingkat nasional melalui CCTV di SMKN 2 Kota Pangkalpinang, Kamis (13/10/2016). Terlihat Kepala SMKN 2 Pangkalpinang, Yulizarman menjelaskan satu persatu ruangan yang digunakan sebagai tempat perlombaan. 

Laporan wartawan Bangka Pos,  Zulkodri

BANGKAPOS. COM,  BANGKA -- Walikota Pangkalpinang mengunjungi dan melihat langsung pelaksanaan loma tujuh bahasa tingkat nasional di SMKN 2 Kota Pangkalpinang,  Kamis (13/10/2016).

Pada kesempatan tersebut,  orang nomor satu ini,  mengaku kagum dengan kecanggihan teknologi saat ini.

" Luar biasa jadi seluruh ruangan tempat perlombaan bisa terpantau lewat CCTV yah pak, " ucap Irwansyah menanyakan hal tersebut,  kepada Kepala Sekolah SMKn 2 Pangkalpinang Yulizarman.

Yang diakui Yulizarman memang di SMKN 2 Pangkalpinang setiap ruangan belajar mengajar maupun tempat praktek dan Lab sudah di pasangi CCTV,  sehingga dapat terpantau secara langsung.

" Sudah ada pak,  ada sekitar 60 CCTV yang terpasang, " ucapnya.

Selian melihat di ruang kontrol yang ada di ruang kepala sekolah maupun guru.  Ditambahkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang,  Edison Taher mengatakan juga bisa dilihat melalui Handphone seluler maupun android.

" Bisa juga dilihat lewat Handphone,  jadi walaupun keluar daerah bisa terpantau juga, proses belajar mengajarnya, " ucap Edison.

Tidak puas melihat melalui CCTV,  Irwansyah beserta rombongan melihat langsung satu persatu ruangan kelas di SMKN 2 yang dijadikan tempat perlombaan. 

Bahkan orang nomor satu Pangkalpinang ini,  berdialog dengan sejumlah juri soal kenyamanan dan fasilitas lomba yang telah berlangsung.

" Bagaimana bu,  Perlombaannya,  lancar atau ada keluhan, " tanya Irwansyah

Yang diakui oleh Ketua Panitia,  Nurwidiani dari Kemendikbud,  bahwa proses perlombaan berjalan lancar.

" Sejauh ini,  ngak ada keluhan dari peserta.  Awal sempat listrik naik turun,  tapi sudah diatasi di hari pertama.  Kami nilai semua sudah bagus,  sempat ada peserta sakit tiga orang.  Tapi langsung kita bawa ke klinik,  ke rumah sakit karena dekat. Ini juga kelebihannya tempat lomba sangat dekat dengan fasilitas umum,  rumah sakit,  kepolisian Maal juga dekat. Kerjasama dengan para guru-guru  juga sangat kooperatif,  " aku Nurwidiani.

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved