Kubu Djan Faridz Layangkan Surat ke Menkumham, Agus Terancam Gagal Maju Pilkada DKi

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Djan Faridz melayangkan surat permohonan kepada Kemenkumham. Diketahui, PPP kubu Djan Faridz telah...

Kubu Djan Faridz Layangkan Surat ke Menkumham, Agus Terancam Gagal Maju Pilkada DKi
Kompas.com / Dani Prabowo
Pasangan calon kepala daerah DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni di Kantor DPP PKB, Rabu (5/10/2016) malam. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Djan Faridz melayangkan surat permohonan kepada Kemenkumham.

Surat tersebut berisi permintaan kepada Kemenkumham untuk menganulir surat keputusan (SK) untuk PPP kubu Romahurmuziy.

Permohonan surat tersebut dapat berdampak pada Pilkada DKI Jakarta.

"Tindakan yang blunder banget," kata Wasekjen PKB Daniel Johan ketika dikonfirmasi, Jumat (14/10/2016).

Diketahui, PPP kubu Djan Faridz telah menyatakan dukungan kepada Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok-Djarot Saiful Hidayat.

Sedangkan, PPP kubu Romahurmuziy bersama Demokrat, PAN dan PKB yang tergabung dalam Poros Cikeas mengusung pasangan Agus Yudhoyono-Sylviana Murni.

"Saya yakin Menkumham tidak akan mengubah-ubah kebijakan hanya karena kepentingan politik praktis sesaat," kata Daniel Johan.

Daniel Johan menilai surat PPP kubu Djan Faridz itu bagian dari gerakan politik yang menunjukkan Agus Yudhoyono disegani karena memiliki potensi besar mendapatkan simpati dan dukungan warga ibukota.

Dukungan tersebut dapat memenangkan Agus-Sylvi di Pilkada DKI Jakarta.

"Memang gerakan politiknya seperti itu, tapi itu bisa blunder dan semakin membuat pilkada DKI ramai tidak kondusif. Pilkada DKI bisa tidak jelas, golput akan memenangkan pilkada," kata Wakil Ketua Komisi IV DPR itu.

Halaman
12
Editor: asmadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved