Pria Ini Setor Rp 241 Juta Diiming-imingi Bisa Digandakan Rp 5 Miliar

Kaswan mengaku sebagai dukun yang bisa menggandakan uang Rp 300 juta menjadi Rp 5 miliar.

Pria Ini Setor Rp 241 Juta Diiming-imingi Bisa Digandakan Rp 5 Miliar
Tribun Jateng/Muh Radlis
Kasmuin didampingi istrinya melaporkan Kaswan ke Polrestabes Semarang, Jawa Tengah, Minggu (16/10/2016). Kaswan seperti Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Probolinggo, dukun pengganda uang. 

BANGKAPOS.COM, SEMARANG - Warga Karangawen, Kabupaten Demak, bernama Kasmuin (60) menjadi korban penipuan bermodus penggandaan uang.

Pemilik usaha rumah makan itu melaporkan seorang warga Pakintelan, Gunungpati, Kota Semarang bernama Kaswan.

Kasmuin melaporkan Kaswan ke Polrestabes Semarang lantaranditipu dan menderita kerugian Rp 241 juta.

Menurut Kasmuin, Kaswan mengaku sebagai dukun yang bisa menggandakan uang Rp 300 juta menjadi Rp 5 miliar.

Terbujuk iming iming itu, Kasmuin yang mengaku butuh uang banyak akhirnya memberikan uang kepada Kaswan.

Saat melapor ke Polrestabes Semarang, Minggu (16/10/2016), Kasmuin mengaku awalnya dia bertemu dengan pria bernama Cecep, tetangga Kaswan.

Oleh Cecep, Kasmuin lalu diajak bertemu dengan Kaswan pada awal Mei 2016. Termakan bujuk rayu, Kasmuin pun menyerahkan uang Rp 300 juta kepada Kaswan.

"Saya ambil uang di BNI Jalan Pandanaran pada 15 Mei 2016," kata Kasmuin.

Setelah uang diserahkan, Kaswan dan Cecep pamit ke Cirebon untuk membeli minyak wangi sebagai syarat ritual penggandaan uang.

Tiga hari kemudian, tepatnya tanggal 18 Mei 2016, Kasmuin dan istrinya mendatangi rumah Kaswan untuk ritual penggandaan uang.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved