Jumat, 24 April 2026

Pesawat Pengintai Berputar Lalu Serang Mako Lanal Babel di Belinyu

Satu bangunan di Mako Lanal Babel juga terbakar dan rusak, akibat diserang dari udara, yang dilakukan oleh pesawat pengintai

Editor: Hendra
IST
Prajurit Mako Lanal Babel, saat membalas serangan udara yang dilancarkan pesawat pengintai, Selasa (18/10/2016). Kegiatan itu bagian dari simulasi dalam rangka Uji Pangkalan Lanal Teladan, dengan kegiatan melaksanakan uji terampil tingkat Mabes AL di Mako Lanal Babel, Simulasi itu juga dalam rangka pelaksanaan penilaian kepada nominator perwakilan Lanal Teladan 2016, yang telah ditunjuk oleh Kotama Armada. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pesawat udara yang tidak diketahui jenisnya, Selasa (18/10) siang, terbang rendah tepat di atas Mako Lanal Babel di Belinyu.

Pesawat tersebut, beberapa kali mengitari udara di atas Mako Lanal Babel, untuk menekan kesiapsiagaan dan kekuatan Pangkalan TNI AL tersebut.

Satu bangunan di Mako Lanal Babel juga terbakar dan rusak, akibat diserang dari udara, yang dilakukan oleh pesawat pengintai tersebut.

Dengan sigap prajurit Lanal Babel, ketika itu langsung mematikan kobaran api dengan peralatan CO 2 dan Mobil Damkar.

Mendapatkan tekanan secara mendadak dari udara, Prajurit Lanal Babel juga langsung membalas dengan sigap melakukan perlawanan dengan memberikan tembakan ke udara dan permukaan dengan harapan pesawat lawan bisa di tembak jatuh.

Setelah serangan dari udara itu dibalas oleh prajurit Mako Lanal Babel, akhirnya pesawat pengintai tersebut terbang menghilang dari udara di atas Mako Lanal Babel.

Situasi mencekam itu merupakan simulasi yang digelar Lanal Babel untuk menguji pertahanan Lanal Teladan.

Simulasi selanjutnya, Lanal Babel mendapat tekanan dari serangan permukaan oleh Kapal Perang Lawan yang membuat salah satu Pos tempur kembali terkena tembakan lawan.

Dengan sigap kembali tim Pemadam Lanal Babel langsung mematikan api dengan peralatan yang sama.

Salah satu personel mengalami luka tembak dan langsung dievakuasi oleh tim Kesehatan untuk mendapat pertolongan pertama.

Kegiatan dilanjutkan Uji terampil pasukan PHH. Prajurit Lanal Babel menghalau massa yang datang menggelar demo ke Mako Lanal Babel.

Dalam demo tersebut, Tim Dakura Lanal Babel dibantu mobil Damkar melaksanakan penghalauan dan membubarkan massa, serta menangkap provokator unjuk rasa.

Setelah massa bubar, simulasi selanjutnya, Lanal mendapati satu tas yang tidak dikenal.

Lanal Babel menghubungi tim Gegana Brimob Polda Babel untuk membantu mengevakuasi tas hitam yang tidak dikenal.

Tim Gegana melakukan evakuasi terhadap satu tas dan kemudian diamankannya bersama Pomal Lanal Babel.

Pasops Lanal Babel Mayor Lut (P) Agus Daryoni mewakili Danlanal Babel Kolonel Laut (P) Teguh Gunawan mengatakan, Simulasi tersebut diperagakan, dalam rangka Uji Pangkalan Lanal Teladan, dengan kegiatan melaksanakan uji terampil tingkat Mabes AL di Mako Lanal Babel 2016.

Simulasi ini juga dalam rangka pelaksanaan penilaian kepada nominator perwakilan Lanal Teladan 2016, yang telah ditunjuk oleh Kotama Armada.

"Dalam simulasi itu, Lanal Babel bekerjasama dengan PT Angkasa Pura Pangkalpinang dengan mendatangkan pesawat Nam Flying School sebagai pesawat simulasi musuh untuk mengitari kesatrian Lanal Babel," kata Agus kepada Bangka Pos Group, Selasa (18/10).

"Tim uji pangkalan Lanal Teladan ini, diketuai oleh Kolonel Laut (P) Bambang, yang melaksanakan uji terampil tingkat Mabesal di Mako Lanal Babel. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka melaksanakan penilaian kepada nominator perwakilan Lanal Teladan yang telah ditunjuk oleh kotama Armada," jelas Agus. (yik)

Sumber: babel news
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved