Kota yang Dikuasai ISIS Akhirnya DIserang Pasukan Peshmerga Kurdi

Target serangan pasukan Peshmerga adalah kota Bashiqa, timur laut Mosul. Sementara dari sisi timur dan selatan, angkatan darat Irak bergerak maju ...

Kota yang Dikuasai ISIS Akhirnya DIserang Pasukan Peshmerga Kurdi
SAFIN HAMED / AFP
Pasukan Peshmerga Kurdi melepaskan tembakan roket dari sebuah desa tak jauh dari kota Bashiqa yang berjarak hanya 15 kilometer dari batas kota Mosul, Irak. 

BANGKAPOS.COM, BAGHDAD -- Pasukan Peshmerga Kurdi melancarkan sebuah serangan besar-besaran, Kamis (20/10/2016), terhadap sebuah kota yang diduduki ISIS tak jauh dari kota Mosul.

Serangan ini membuka front baru dalam upaya Irak membebaskan kota Mosul yang diduduki ISIS sejak dua tahun lalu.

Target serangan pasukan Peshmerga adalah kota Bashiqa, timur laut Mosul. Sementara dari sisi timur dan selatan, angkatan darat Irak bergerak maju menuju Mosul.

Di luar kota Bashiqa, konvoi kendaraan lapis baja pasukan Peshmerga didukung serangan udara koalisi pimpinan AS bergerak maju dan berhasil menjatuhkan dua "drone" kecil milik ISIS yang digunakan untuk tujuan pengintaian.

"Tujuan serangan ini adalah untuk membersihkan sejumlah desa di dekat Mosul dan mengamankan kendali di kawasan strategis untuk mencegah manuver ISIS," kata komando pusat Peshmerga.

Seorang reporter AFP di Nawaran, tak jauh dari Bashiqa melihat Peshmerga menembak jatuh satu drone Raven RQ-11B milik ISIS.

Drone ini sama dengan pesawat tanpa awak yang dipersenjatai dan menewaskan dua anggota Peshmerga dan melukai dua tentara Perancis sepekan lalu.

"Kedua drone itu milik ISIS, jadi kami menembak jatuh drone tersebut," kata Jenderal Aziz Weysi, komandan pasukan elite Peshmerga, Zaravani.

"Drone itu bisa digunakan untuk pengintaian dan bisa meledakkan diri. ISIS mengirim drone tersebut yang kali ini tak dilengkapi bahan peledak," tambah Jenderal Aziz.

Sementara itu di sisi timur Mosul, pasukan elite Irak merebut kota Bartalla, yang sebagian besar penduduknya bergama Kristen dan meninggalkan kota saat jatuh ke tangan ISIS dua tahun lalu.

"Kami mulai menembus kota Bartalla hari ini. Saat ini kami tinggal 750 meter dari pusat kota," kata Letnan Jenderal Abdelwahab al-Saadi, komandan operasi di kawasan itu.

"Ada perlawanan di kota itu. Kami sudah meledakkan tiga bom mobil hari ini," tambah Abdelwahab.

Bartalla, yang terletak kurang dari 15 kilometer dari batas kota Mosul, sempat dipertahankan mati-matian oleh ISIS awal pekan lalu.

Pasukan Irak juga berupaya merebut kembali kota Qaraqosh, yang ditinggal panduduknya yang sebagian besar adalah umat Kristen, saat ISIS merebut sebagian besar wilayah provinsi Nineveh pada 2014. (*/AFP,)

Editor: asmadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved