Breaking News:

Serukan Toleransi, Sekutu Merkel Dorong Pengembangan 'Islam Jerman'

Hampir satu juta migran dari Timur Tengah dan Afrika datang ke Jerman tahun lalu. Kedatangan migran itu telah memicu ketegangan sosial di ...

Reuters
Menteri Keungan Jerman Wolfgang Schaeuble, sekutu lama Kanselir Angela Merkel. 

BANGKAPOS.COM, BERLIN -- Sekutu lama Kanselir Jerman Angela Merkel mendesak komunitas Muslim Jerman untuk mengembangkan "Islam Jerman" berdasarkan liberalisme dan toleransi.

Baca: Begini Jawaban Ariel Noah Mengenai Rencana Pernikahan dengan Sophia Latjuba

Menteri Keuangan Wolfgang Schaeuble, sekutu Merkel, juga mengatakan, gelombang pengungsi, banyak diantaranya Muslim, adalah tantangan untuk masyarakat secara umum.

Baca: Hanya Dihuni 500 Orang, Inilah Daerah Terdingin di Dunia yang Didiami Manusia

Schaeuble menyerukan toleransi dengan mengatakan bahwa kedatangan puluhan ribu migran memerlukan pengertian yang lebih baik di antara warga Jerman mengenai apa yang penting bagi mereka dan bagaimana mereka ingin hidup.

Hampir satu juta migran dari Timur Tengah dan Afrika datang ke Jerman tahun lalu. Kedatangan migran itu telah memicu ketegangan sosial di Jerman.

Baca: Gara-gara Rebutan Cowok, Tiga Mahasiswi Ini Akhirnya Miliki Pengalaman yang Tak Terlupakan Ini

Kedatangan migran itu meningkatkan dukungan bagi partai sayap kanan Alternatif untuk Jerman (AfD) yang mengatakan Islam tidak selaras dengan konstitusi Jerman.

Gelombang masuknya sejumlah besar pengungsi telah membuat masyarakat tegang dan memunculkan kekerasan dan serangan dari kelompok ultra-kanan terhadap tempat-tempat penampungan migran, terutama di Jerman timur.

Schaeuble dari partai Merkel, Persatuan Demokrat Kristen (CDU), itu mengatakan, "Tidak diragukan lagi, peningkatan jumlah Muslim di negara kita saat ini merupakan tantangan terhadap keterbukaan pikiran dari masyarakat umum."

Halaman
12
Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved