Siti Fadilah Supari Merasa Aneh Ditetapkan Jadi Tersangka Oleh KPK

Menteri Kesehatan 2004-2009 Siti Fadilah Supari (66) mengungkapkan dua kekesalannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi

Siti Fadilah Supari Merasa Aneh Ditetapkan Jadi Tersangka Oleh KPK
Eri Komar Sinaga/Tribunnews.com
Menteri Kesehatan 2004-2009 Siti Fadilah Supari menahan tangis saat ditahan KPK di Rutan Wanita Pondok Bambu Jakarta Timur, Jakarta, Senin (24/10/2016) 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Menteri Kesehatan 2004-2009 Siti Fadilah Supari (66) mengungkapkan dua kekesalannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi hari ini.

Pertama, penetapannya sebagai tersangka menerima hadiah atau janji dalam kegiatan pengadaan alat kesehatan untuk kebutuhan Pusat penanggulangan Krisis Departemen kesehatan dari Dana DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran).

Kedua, penahanan dirinya sehubungan kasus tersebut.

Saat tiba di KPK, Siti Fadilah membantah telah menerima Mandiri Traveller's Cheque (MTC) senilai Rp1,275 miliar.

Siti Fadilah mengatakan tidak ada hubungan dirinya dengan pemenang tender alat kesehatan di Kementerian Kesehatan.

Jika memang terbukti, Siti Fadilah membela dirinya bahwa seharusnya menyandang status tersangka sudah lama sekali dan ada pihak lain yakni pemberi yang juga diseret sebagai tersangka.

"Ini aneh, tiba-tiba saya jadi tersangka dengan tiba-tiba. Padahal permasalahannya sudah lima tahun yang lalu. Selama ini tidak ada bukti atau tidak ada temuan baru," kata dia di KPK, Jakarta, Senin (24/10/2016).

Kekesalan Siti Fadilah berlanjut karena ditahan usai diperiksa sebagai tersangka.

Dia tidak terima karena pemeriksaannya tidak menyangkut kasus pokok perkara.

"Tidak ditanya apa-apa. Cuma ditanya kenal ini sama kenal ini tidak. (kemudian) kok ditahan. Belum sampai pada pokok perkara. Saya merasa ini tidak adil," kata Siti Fadilah

Halaman
12
Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved