Mabes Polri : Pengelola Investasi Dream For Freedom Jadi Tersangka, Banyak Korban

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Agung Setya mengatakan, korban investasi D4F mencapai 5.000 hingga 7.000 orang.

Mabes Polri : Pengelola Investasi Dream For Freedom Jadi Tersangka, Banyak Korban
net
Dream For Fredom 

BANGKAPOS.COM - Penyidik Bareskrim Polrimenetapkan pengelola sistem investasi "Dream for Freedom" (D4F) berinisial F sebagai tersangka.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Agung Setya mengatakan, korban investasi D4F mencapai 5.000 hingga 7.000 orang.

"Tersangka F sudah kami tahan untuk proses pendalaman terkait aset dan sebagainya," ujar Agung di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (24/10/2016).

Korban investasi itu tersebar di Jakarta, Palembang, Bengkulu, dan sejumlah tempat lain.

Agung mengatakan, F menipu korban dengan modus penawaran investasi dengan bunga 1 persen per hari, yang akan diberikan setiap 15 hari sekali. Namun, dalam praktiknya tidak demikian.

"Uangnya mereka gunakan untuk apa yang mereka sebut sebagai skema tutup lubang gali lubang," kata Agung.

Agung mengatakan, angka investasinya beragam tergantung paket. Beragam paket yang ditawarkan, yaitu silver, gold, dan platinum dengan nilai Rp 1 juta hingga Rp 20 juta.

Sistem investasi di bawah naungan PT Promo Indonesia Mandiri itu telah beroperasi selama dua tahun di sejumlah kota besar.

"Biasanya mereka merekrut lewat websitenya, www.d4f- official.com," kata Agung.

Saat ini, polisi masih mendalami keterlibatan tersangka lain dalam kasus ini. Hal itu termasuk penelusuran aset-aset korban yang sudah tertipu investasi bodong tersebut.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved