Bupati Ajak Masyarakat Simpan Uang di Bank Jangan di Bawah Bantal

Peresmian grand opening perbankan daerah iniditandai dengan penekanan tombol sirine oleh bupati dan penguntingan pita

Bupati Ajak Masyarakat Simpan Uang di Bank Jangan di Bawah Bantal
Bangkapos.com/Nurhayati
Bupati Bangka H Tarmizi Saat didampingi Pimpinan Bank Sumsel Babel Muhammad Adil bersama Pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Sungailiat Suhardi Ismail, Pimpinan Bank Sumsel Babel Capem Puding Besar Mulyawan Prema Putra, Anggota DPRD Kabupaten Bangka Sarji Solihin, Rabu (25/10/2016) di Kantor Bank Sumsel Cabang Pembantu Puding Besar. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Grand Opening Bank Sumsel Babel Cabang Pembantu Puding Besar diresmikan secara langsung oleh Bupati Bangka H Tarmizi Saat didampingi Pimpinan Bank Sumsel Babel Muhammad Adil bersama Pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Sungailiat Suhardi Ismail dan Pimpinan Bank Sumsel Babel Capem Puding Besar Mulyawan Prema Putra, Rabu (25/10/2016) di Kantor Bank Sumsel Cabang Pembantu Puding Besar.

Peresmian grand opening perbankan daerah iniditandai dengan penekanan tombol sirine oleh bupati dan penguntingan pita oleh Ketua PKK Kabupaten Bangka Hj Mina Tarmizi.

Pada kesempatan ini Bupati Bangka H Tarmizi Saat bersyukur karena Bank Sumsel Babel Capem Puding Besar sudah beroperasional sehingga bisa membantu memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam bertransaksi keuangan melalui perbankan.

"Kita akui bahwa dalam membangun Kabupaten Bangka ini ada tiga pilar yakni pemerintah daerah yang mengatur dalam hal regulasi yang berpihak ke masyarakat. Kedua pilarnya adalah pihak ketiga, disinilah peran perbankan baik bank pemerintah maupun bank swasta dan pihak lainnya. Ketiga pilarnya adalah masyarakat. Pemerintah tidak berdaya tanpa masyarakat. Ketiga pilar ini saya rasa sebagai setiga sama sisi," jelas Tarmizi.

Dia mengakui, lokasi Kantor Cabang Pembantu Bank Sumsel Babel di Puding Besar ini sangat strategis karena berada di tengah-tengah berada persimpangan.

Dari sebelah kiri ke Pangkalpinang, kanan ke Muntok, arah selatan Pangkalpinang dan ke utara Tempilang. Dengan demikian keberadaan bank daerah ini diharapkan bisa mengerakan roda perekonomian masyarakat.

Apalagi di Puding Besar ini sedang dibangun pabrik tapioka terbesar di Indonesia yang akan selesai Maret 2017 dengan lahan seluas 100 hektar.

Lahan tersebut sudah dilakukan landclearing seluas 17 hektar. Pabrik tapioka ini menggunakan daya listrik sebesar 4 megawatt, untuk tahap pertama menggunakan pasokan listrik dari PLN, setelah beroperasi maka limbah pengolahan tapioka bisa digunakan untuk bahan bakar listrik seperti pabrik tapioka di Lampung.

"Pabrik ini menampung sekitar 6.000 ton/hari. Oleh sebab itu mereka sudah menjajaki ke Bangka Barat sudah punya lahan termasuk ke Bangka Selatan. Sekarang sedang tender pembangunan perumahan. Perumahan cukup banyak untuk pegawainya. Jadi jika butuh untuk transfer anak sekolah dan lainnya ini butuh perbankan. Maka pilar ke tiga tadi kalau masyarakatnya statis tidak bergerak dan tidak welcome agak repot," ungkap Tarmizi.

Halaman
12
Penulis: nurhayati
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved