4 Keanehan Jessica Ini Ternyata yang Menggiring Hakim Vonis 20 Tahun

Keanehan atau kejanggalan itu ditunjukkan atau dilakukan Jessica saat ia mengajak temannya, Wayan Mirna Salihin, untuk bertemu di Kafe Olivier...

4 Keanehan Jessica Ini Ternyata yang Menggiring Hakim Vonis 20 Tahun
Tribunnews.com
Hakim anggota Binsar Gultom melihat barang bukti Es Kopi Vietnam dalam sidang lanjutan kasus kematian Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Rabu (27/7/2016). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang menangani kasus kopi bersianida menganggap aneh dan heran terhadap sikap atau perbuatan Jessica Kumala Wongso.

Baca: Heboh Lagi, Nikita Mirzani Unggah Foto Ini, Netizen Ucap Astagfirullah!

Keanehan atau kejanggalan itu ditunjukkan atau dilakukan Jessica saat ia mengajak temannya, Wayan Mirna Salihin, untuk bertemu di Kafe Olivier, Jakarta Pusat.

Baca: Aksi Penganti Baru ini Bikin Ngakak Juga Miris, Perhatikan Sang Wanitanya, Selanjutnya Mengejutkan

Anggota majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Binsar Gultom, pun membeberkan keanehan itu dalam sidang vonis yang berlangsung kemarin, Kamis (27/10/2016).

Inilah keanehan atau keheran hakim yang kemudian menjadi pertimbangan mereka menjatuhkan hukuman 20 tahun penjara kepada Jessica, terdakwa kasus pembunuhan Mirna.

Baca: Kisah Mengharukan Perjuangan Suami Rawat Istri yang Sakit Keras hingga Berniat Ajukan Suntik Mati

1. Hadiah sabun cuci tangan.
Binsar Gultom mengaku heran kenapa terdakwa Jessica Kumala Wongso memberikan hadian sabun cuci tangan kepada sahabatnya, termasuk korban Wayan Mirna.

"Hingga dengan sengaja membeli tiga buah sabun pencuci tangan yang dibungkus dengan paper bag, yang menurut majelis hakim sabun cuci tangan sangat tidak wajar menjadi hadiah sesama pertemanan mahasiswa yang semuanya menurut majelis hanya menutupi terdakwa saat memasukan racun sianida," kata hakim Binsar saat membacakan amar putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (27/10/2016).

2. Jessica datang lebih dulu ke Cafe Olivier
Menurut hakim anggota Binsar Gultom, jika ada niatan baik mestinya terdakwa tidak perlu bersusah payah harus lebih dahulu datang lebih dulu ke Cafe Olivier, dengan hanya memesan satu gelas Vietname Ice Coffe (VIC) untuk korban Mirna saja.

Halaman
12
Editor: asmadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved