Polda Metro Grebek Pabrik Obat Ilegal, BPOM Sulit Bedakan Asli dan Palsu

Jajaran Polda Metro Jaya bekerjasama dengan BPOM menggerebek tempat produksi serta peredaran farmasi

Polda Metro Grebek Pabrik Obat Ilegal, BPOM Sulit Bedakan Asli dan Palsu
Glery Lazuardi/Tribunnews.com
Irjen Mochamad Iriawan 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Jajaran Polda Metro Jaya bekerjasama dengan BPOM menggerebek tempat produksi serta peredaran farmasi berupa obat dan obat tradisional dalam bentuk jamu yang tak memiliki izin edar BPOM RI.

Penggerebekan dilakukan di gudang wilayah Cakung, Jakarta Timur, pada Selasa (25/10/2016).

Di tempat tersebut, aparat kepolisian mengamankan RS (38), penanggung jawab tempat usaha.

"Dia penanggung jawab pabrik, dia bukan pemilik. Nanti akan kami kembangkan, ini tak mungkin modal kecil, karena kami lihat dari mesin cukup berkualitas," ujar Kapolda Metro Jaya, Irjen Mochamad Iriawan, kepada wartawan, pada Jumat (28/10/2016).

Dia menjelaskan, kegiatan ilegal itu sudah berlangsung selama lima bulan dimulai sejak bulan Juni 2016.

Pelaku melakukan pemalsuan secara sempurna sehingga membuat konsumen sulit membedakan.

Oleh karena itu, dia memerintahkan kepada Dir Krimsus Polda Metro Jaya, Kombes Fadil Imran untuk menyelidiki hingga ke akar mulai dari mesin, penyandang dana, konsultan, bahan baku, dan rumah sakit (RS) mana yang didistribusi.

"(Distribusi,-red) belum tahu, akan kami telusuri. Makanya kami koordinasi dengan BPOM. Justru ini, BPOM saja susah membedakan. Kami akan menelusuri apotek-apotek, farmasi-farmasi mengenai obat-obat ini, beda atau tidak," kata dia.

Untuk sementara, aparat kepolisian telah membawa pelaku ke Mapolda Metro Jaya.

Dia dipersangkakan Pasal 197 dan Pasal 198 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Aparat kepolisian turut menyita barang bukti, berupa alat untuk membuat obat, bahan-bahan kimia sebagai pencampur obat, dan obat yang sudah siap untuk diproduksi.

Penulis: Glery Lazuardi

Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved