Penyerapan Dana Bergulir di Babel Baru Rp 18 Miliar

Kemas Danial menjelaskan, ada 34 provinsi di Indonesia yang diakomodir oleh LPDB

Penyerapan Dana Bergulir di Babel Baru Rp 18 Miliar
bangkapos.com/Nurhayati
Dirut LPDB H Kemas Danial bersama Direktur Jamkrida Babel Erlan Hadi Susanto, Pimpinan Cabang Bank BRI Sungailiat Mohamad Amalo, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangka Ahmad Sapran, Kepala Disperindagkop dan UMKM Kabupaten Bangka Safarudin saat melakukan sosialisasi pembiayaan kepada nelayan dan pedagang, Senin (31/10/2016) di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sungailiat. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Direktur Utama‚Ä™ Lembaga Pengelola Dana Bergulir(LPDB) Kementerian Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah H Kemas Danial menjelaskan, ada 34 provinsi di Indonesia yang diakomodir oleh LPDB sebagai lembaga penyalur atau penyedia dana pinjaman usaha.

Untuk itu LPDB menganggarkan dana senilai Rp 8 Trilyun untuk disalurkan ke masyarakat, tetapi untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung penyalurannya atau penyerapannya masih rendah hanya sekitar Rp 18 milyar.

"Mengapa di Jawa sangat berkembang karena dana bergulir ini di Jawa Timur Rp 1,6 Trilyun, Jawa Tengah Rp 1,4 Trilyun, Jawa Barat Rp 1,2 Trilyun, luar biasa berkembangnya. Mengapa? Karena ada kesadaran mereka betul-betul ingin berusaha, nggak ada niat mereka istilahnya ingin mengemplang dana ini tidak ada," ungkap Danial kepada bangka pos ketika sosialisasi penyaluran dana LPDB kepada nelayan, UMKM dan koperasi, Senin (31/10/2016) di Kantor Pelabuhan Perikanan Nusantara Sungailiat.

Sebagai putra daerah kelahiran Bangka ia juga mengaku malu karena daerah kelahirannya sendiri untuk penyerapan dana bergulir ini masih sangat rendah. "Di Babel dirut LPDB-nya orang Babel saya juga malu masyarakat di daerah ini tidak bisa menyerap dana bergulir ini," sesal Danial.

Untuk itu ia berharap dinas terkait bisa membina mental UMKM di Babel dalam memberikan pembinaan. Untuk pemanfaatan dana bergulir ini LPDB melibatkan pihak perguruan tinggi di daerah dalam melakukan pembinaan.

"Kami selalu MoU dengan perguruan tinggi yang ada di provinsi," kata Danial.

Dia mengatakan sosialisasi sudah menjadi kewajiban LPDB dimana pihaknya juga menggangarkan dana untuk sosialisasi ini. Namun Danial tak menampik banyak baleho dirinya di bertebaran di Bangka seperti Orang Bangka Membangun Bangka, ini untuk memancing supaya masyarakat tahu.

"Ini terlepas adanya politis dan lain sebagainya tidak ada hubungan politis tapi yang jelas bahwa kita ingin datang kesini, murni ingin masyarakat Bangka bisa sejahtera melalui lembaga pengelola dana bergulir. Kalau keterkaitan dan lain sebagainya inikan perkembangannya sangat dinamis, kita lihat nanti ke depannya bagaimana. Yang penting kita ingin membangun Bangka ini agar sejahtera," jelas Danial.

Penulis: nurhayati
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved