23.000 Warga Kabupaten Bangka Tak Bisa Memilih, Tarmizi Minta Dukcapil Turun Langsung

jauh-jauh hari ia sudah meminta agar Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bangka jemput bola datang langsung ke desa-desa

23.000 Warga Kabupaten Bangka Tak Bisa Memilih, Tarmizi Minta Dukcapil Turun Langsung
Bangkapos.com/Nurhayati
Bupati Bangka H. Tarmizi Saat 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Bupati Bangka H Tarmizi Saat angkat suara terkait dengan terancamnya 23.000 warga di Kabupaten Bangka yang tidak bisa memberikan hak suaranya pada pilgub pada tanggal 15 Februari 2017 karena belum melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik atau e-KTP.

Kondisi ini terkait adanya kebijakan pemerintah bagi warga yang belum terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) hanya bisa memilih pada hari pencoblosan nanti jika membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik atau surat keterangan sudah melakukan perekaman e-KTP dari disdukcapil.

Sebelumnya jauh-jauh hari ia sudah meminta agar Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bangka jemput bola datang langsung ke desa-desa untuk melakukan perekaman e-KTP.

Namun warga yang melakukan perekaman e-KTP hanya sedikit yang datang.

"Datanglah mereka (petugas disdukcapil-red) ke desa-desa bawa mobil keliling rekam di tempat. Sudah dilaksanakan yang datang orang dua, tiga, empat, maka mereka tidak merekam lagi, untuk Sungailiat datang kesini (disdukcapil-red). Saya juga baca di media paling banyak Kabupaten Bangka kan. Ini harus all-in mereka bekerja all-out untuk turun lagi ke lapangan," jelas Tarmizi kepada bangkapos.com, Selasa (1/11/2016).

Ia minta agar disdukcapil turun lagi ke desa-desa untuk melakukan perekaman e-KTP.

"Jangan sampai jadi masalah, kalau terjadi berarti kelemahan dukcapil tidak bisa bekerja maksimal dari kabidnya, kasinya, sekretaris, harusnya mereka memanfaatkan hingga jejaring yang sudah kita punya, sampai ke tingkat desa kita punya kades, lurah, camat. Jadi saya rasa harus selesai, memang waktunya masih ada," tegas Tarmizi.

Untuk itu, ia mengharapkan pelayanan perekaman data e-KTP ini cepat dan tidak bertele-tele.

Diakui Tarmizi, ia pernah mengevaluasi disdukcapil dengan memutasikan personil termasuk Kepala Disdukcapil Kabupaten Bangka Rahmad Gunawan tetapi ditegur oleh dirjen dukcapil.

Halaman
12
Penulis: nurhayati
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved