Kapal Pembawa Puluhan TKI Ilegal dari Malaysia Tenggelam
Kapal membawa puluhan TKI dari Malaysia tenggelam di perairan Nongsa, Batam, Rabu (1/11/2016) pagi.
BANGKAPOS.COM, BATAM - Sebuah kapal membawa puluhan TKI dari Malaysia tenggelam di perairan Nongsa, Batam, Rabu (1/11/2016) pagi.
Kapal itu adalah berjenis speedboat bermesin 200 PK X 4 itu.
Kapal tersebut diduga mengangkut puluhan TKI ilegal.
Korban kapal kini sedang dalam proses evakuasi.
Ketua Gerakan Anti Trafficking (GAT) Kepri, Syamsul Rumangkang menyebutkan ada sekitar 96 orang penumpang yang dibawa speedboat tersebut.
"Kebanyakan mereka perempuan dan anak-anak,"katanya pada Tribun Batam, Rabu pagi.
Informasi yang diterimanya, subuh tadi sekitar jam 5 mereka sampai di laut Nongsa dari Malaysia.
"Ketika sampai di laut Nongsa, speedboatnya tenggelam," tambahnya.
Menurut dia, dari laporan anggota GAT yang berada di TKP, diketahui kapal tersebut berangkat dari Malaysia menuju Batam.
Murizal (40) ,TKI asal Lombok yang menjadi salah satu korban kapal tersebut, mengatakan, mereka berangkat dari Tanjung Sidaleh Johor, Malaysia.
Di dalam kapal tersebut setidaknya ada sebanyak 99 orang ditambah satu orang anak kecil.
"Tadi setiba di tengah laut ombaknya besar dan kapal saya diterjang ombak,"kata Murizal.
Setelah diterjang ombak, tambanya, kapal tersebut langsung terbalik
"Kami langsung terbalik dan berenang menyelamatkan diri masing-masing,"ungkapnya.
Saat ini, belasan TKI yang selamat sudah dikumpulkan di pemukiman warga di kawasan Tanjung Memban, Nongsa.
Sementara puluhan lainnya tersebar-sebar. Ada yang di Rumah Sakit Bhayangkara, ada pula yang di kampung lain yang ada di pesisir Nongsa.
Belasan orang yang ada di Tanjung Memban, kini sudah diberika nasi untuk sarapan, baju dan perlengkapan lainya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/kapal-tenggelam_20161102_095623.jpg)