Breaking News:

Rampas Tas Wanita, 2 Jambret Dihajar Massa Setelah Ditabrak dan Jatuh

Sepeda motor keduanya dipepet oleh sepeda motor Honda Beat yang dikendarai pelaku SJ, dan M Khodir dari kiri langsung merebut tas milik Siti ...

Tribun Lampung/Wakos Gautama
ILUSTRASI 

BANGKAPOS.COM, SURABAYA -- M Khodir (20) dan SJ (17), warga Jl Banyu Urip Surabaya babak belur dihajar warga.

Baca: Bertemu Jusuf Kalla, Mantan Ketua Amien Rais Pun Ikut Masuk ke Dalam Istana Negara

Mereka dihajar massa setelah tertangkap usai men jambret di Jl Pandegiling Surabaya, Kamis (3/11/2016) sekitar pukul 23.30 Wib.

Baca: Negosiasi Pemerintah dan Demonstran Alot karena Jokowi Tak di Istana

Kedua tersangka men jambret tas milik Ny Siti Komsiah (27), warga Simo Kwagean Lor Surabaya yang berboncengan dengan suaminya, Edi Santoso (29). Mereka berboncengan memkai motor Kawasaki Blitz.

Awal mula kejadian pen jambretan ini, saat Edi dan Siti Komsiah di Jl Kartini.

Baca: Gunakan Dasi Merah Putih, Anak Dibawah Umur Ini Ikuti Demo Ahok

Sepeda motor keduanya dipepet oleh sepeda motor Honda Beat yang dikendarai pelaku SJ, dan M Khodir dari kiri langsung merebut tas milik Siti Komsiah.

Begitu merampas tas milik Siti Komsiah, kedua pelaku kabur. Di jambret bandit jalanan, tidak membuat Edi dan istrinya takut.

Keduanya membuntuti dan mengejar motor yang dikendarai pelaku. Saat tiba di Jl Pandegiling, Edi langsung menabrakan motor yang dikendarai ke motor pelaku. Akibatnya, kedua paku langsung jatuh.

”Korban mengejar sambil berteriak jambret, jambret dan akhirnya menabrakan motor ke motor pelaku,” kata Panit Reskrim Polsek Tegalsari Surabaya, Ipda Zainul Abidin, Jumat (4/11/2016).

Teriakan jambret dan jatuhnya korban, membuat perhatian warga di Jl Pandegiling. Wargapun langsung menghajar kedua pelaku hinga babak belur.

Beruntung, nyawa kedua pelaku akhirnya bisa diselamatkan. Tidak lama kemudian, ada anggota Reskrim Polsek Tegalsari yang sedang melakukan patroli langsung mengamankan kedua pelaku.

"Kami terus meminta keterangan dari kedua tersangka. Di mana saja pelaku melakukan aksinya,” terang Abidin.

Kepada kedua tersangka dijerat pasàl 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan. (*/surya)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved