Takut Kena Ancaman, Wanita Ngaku Diperkosa Donald Trump Cabut Laporan di Polisi

Insiden itu terjadi di kediaman mewah Trump di Manhattan dan rekannya, Jeffrey Epstein. Demikian klaim Katie.

Takut Kena Ancaman, Wanita Ngaku Diperkosa Donald Trump Cabut Laporan di Polisi
AFP/Josh Edelson
Kandidat Presiden AS dari Partai Republik Donald Trump 

BANGKAPOS.COM, WASHINGTON DC,  - Seorang perempuan yang menuduh kandidat presiden AS Donald Trump telah memperkosanya di masa lalu berencana mencabut gugatan hukumnya.

Kabar ini muncul dua hari setelah dia membatalkan jumpa pers di saat-saat terakhir.

Padahal saat itu perempuan tersebut berencana mengungkap identitas aslinya dan memberikan pernyataan publik.

Perempuan yang selama ini hanya dikenal dengan nama samaran Katie Johnson itu kini berusia di pertengahan 30-an, menuduh Trump memperkosanya saat dia baru berusia 13 tahun.

Insiden itu terjadi di kediaman mewah Trump di Manhattan dan rekannya, Jeffrey Epstein. Demikian klaim Katie.

Kuasa hukum Trump, Alan Gartel, menyebut tuduhan itu sebagai sebuah tudingan palsu dan sebuah perbuatan yang sangat menjijikkan.

Katie mengajukan gugatan ke pengadilan federal California pada 26 April lalu dan mengajukan gugatan yang sudah diperbarui ke pengadilan federal New York bulan lalu.

Dalam gugatan baru itu, dicantumkan dua pernyataan saksi yaitu Tiffany Doe dan Joan Doe, salah satunya mengklaim sebagai perekrut gadis-gadis muda yang digunakan dalam pesta-pesta Jeffrey Epstein.

Epstein sendiri sudah divonis bersalah pada 2008 karena terbukti menyewa pekerja seks komersial di bawah umur.

Sementara, saksi lainnya mengklaim bahwa Katie Johnson menceritakan tentang pemerkosaan itu kepada dia beberapa bulan setelah insiden yang terjadi pada 1994 tersebut.

Namun, pada Rabu (3/11/2016), Katie Johnson batal muncul dalam jumpa pers yang digelar di Los Angeles, California.

Kuasa hukum Katie, Lisa Bloom mengatakan, kliennya sangat ketakutan dan telah menerima sejumlah ancaman. (Independent)

Editor: Hendra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved