Inilah Tugas Satgas Pengelolaan Keuangan Desa

Inspektorat Kabupaten Bangka melakukan berbagai terobosan dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan

Inilah Tugas Satgas Pengelolaan Keuangan Desa
IST
Inspektur Bangka, Darius melakukan sosialisasi mengenai Satgas pengelolaan keuangan desa di Hotel ST 12 Sungailiat 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Inspektorat Kabupaten Bangka melakukan berbagai terobosan dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan, baik itu desa maupun pemerintahan Kabupaten Bangka.

Hal ini diungkapkan Inspektur Bangka, Darius, Senin (7/11/2016) di ruang kerjanya, terkait dengan dilaunchingnya Satuan Tugas (Satgas) pengelolaan keuangan desa baru -baru ini di Ruang Pertemuan Hotel ST 12 Sungailiat.

Dikatakan mantan Kabag Pemerintahan Setda Bangka ini, Inspektorat telah melakukan pembukaan klinik pengelolaan keuangan desa dan melakukan kunjungan satuan tugas (Satgas) pengelolaan keuangan desa di desa-desa di Kabupaten Bangka selain tugas di luar pelaksanaan tugas-tugas audit.

"Kita melalui Satgas telah melakukan kunjungan ke desa-desa dalam wilayah Kabupaten Bangka," jelas Darius.

Untuk tahap awal ini sambungnya, Satgas Pengelolaan Keuangan Desa melakukan kunjungan terhadap delapan desa sebagai pilot project dari 62 desa di Kabupaten Bangka.

Menurutnya, pemilihan jumlah sebanyak delapan desa ini didasarkan atas pertimbangan keterbatasan awaktu pelaksanaan proyek perubahan disamping kesibukan pelaksanaan tugas-tugas pengawasan yang tercantum dalam Program Kerja Pengawasan Tahun (PKPT) Inspektorat Kabupaten Bangka tahun 2016.

"Tahapan yang kita lakukan, mulai dari persiapan, konslutasi,pelaksanaan, launching, monitoring dan evaluasi dan lainnya," jelas Darius.

Diharapkan kedepan kata Darius, dengan adanya Satgas dan Klinik pengelolaan keuangan desa dapat dimanfaatkan oleh pemerintahan desa dalam rangka konsultasi terkait permasalahan-permasalahan yang ditemukan dalam pengelolaan keuangan desa, cara mengentri transaksi keuangan dalam aplikasi sistem keuangan desa, kelengkapan-kelengkapan bukti-bukti transaksi dan lain-lain.

"Penerimaan dan antusiasme pemerintahan desa sangat baik dan mendukung, dan kita harapkan pada masa yang akan datang dapat terus dilaksanakan dengan cakupan yang lebih luas," tukasnya.

Penulis: edwardi
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved