Tank Super Rusia Ini Buat Negara Barat Gelisah

"Untuk pertama kalinya, sebuah tank otomatis dan digital dilengkapi dengan menara tanpa awak. Dan untuk pertama kali juga awal tank berada di ..."

Tank Super Rusia Ini Buat Negara Barat Gelisah
EPA/Daily Mail
Setelah lama tak memproduksi tank, Rusia memamerkan tank terbaru produksi negeri itu T-14 Armata. 

BANGKAPOS.COM, LONDON -- Intelijen militer Inggris mengeluarkan peringatan terkait sebuah tank super yang sedang dikembangkan Rusia.

Baca: Beginilah Foto-foto Ekspresi Ahok usai Diperiksa di Mabes Polri

Sebuah laporan internal yang ditulis seorang perwira intelijen senior memunculkan keraguan akan kemampuan angkatan darat Inggris mengimbangi tank terbaru Rusia, Armata.

Baca: Ciuman Arsy yang Terakhir untuk Sang Nenek Bikin Terharu

Laporan itu juga mengkritik keputusan pemerintah Inggris yang berencana meluncurkan tank supernya dalam jangka waktu 20 tahun mendatang.

"Tanpa melebih-lebihkan, tank Armata mewakili langkah paling revolusioner rancangan tank dalam 50 tahun terakhir," demikian isi catatan yang diperoleh harian The Sunday Telegraph.

Baca: Buni Yani Ngaku Takut ke Luar Rumah, Ternyata Ini Penyebabnya

Catatan itu menambahkan, tank Armata sangat ringan, cepat dan lebih tak terdeteksi radar dibanding tank sejenis buatan negara-negara Barat.

"Untuk pertama kalinya, sebuah tank otomatis dan digital dilengkapi dengan menara tanpa awak. Dan untuk pertama kali juga awal tank berada di dalam kapsul bersenjata di haluan depan," tambah laporan itu.

Laporan tersebut menyebut, Inggris telah tertinggal jauh dalam perlombaan teknologi tank di antara negara-negara besar.

Sebab, Inggris terlalu fokus mengembangkan tank yang tahan serangan bom rakitan yang ditanam di jalanan Afganistan dan Irak.

Laporan itu juga menyoroti bahwa angkatan bersenjata Rusia terus menambah personel di saat negara-negara Barat, termasuk Inggris memangkas personel militernya karena masalah anggaran.

Lebih jauh laporan itu mengatakan, Rusia sudah memiliki 2.500 tank dengan cadangan sebanyak 12.500 unit tank.

Selain itu, Rusia juga berencana membagun 120 unit tank Armata setahun mulai 2018. Dengan jumlah ini maka armada tank Rusia berjumlah 35 kali lebih besar dibanding Inggris.

Para pakar meyakini, armada tank Rusia sanggup melumat Estonia, Latvia, dan Lithuania hanya dalam 60 jam pertama jika terjadi invasi. (*/Independent,)

Editor: asmadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved