Tiga Sekawan Panjat Dinding Kamar Embat 43 Kilogram Biji Lada Korban

Kedatangan tiga sekawan si tersangka pencurian biji lada ke Kantor Kejari Bangka, dikawal aparat kepolisian.

IST
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Tiga sekawan, Kadi, Defriadi dan Hendra, kini resmi menjadi tahanan jaksa.

Pemuda yang disangkakan sebagai pelaku pencuri biji lada di Kota Kapur Mendobarat itu, bakal diadili dalam waktu dekat.

Kedatangan tiga sekawan si tersangka pencurian biji lada ke Kantor Kejari Bangka, dikawal aparat kepolisian.

Mereka digelandang dari oleh Penyidik Polsek Mendobarat ke Jaksa Penuntut Umum Kejari Bangka, dalam agenda pelimpahan tahap dua.

Di hadapan Jaksa Penuntut Umum, Sri Delyanti, tiga pemuda tadi, tertunduk malu. Saat penyerahan tersangka, Jaksa (JPU) Sri Delyanti, sempat melontarkan pertanyaan seputar sepak terjang tersangka.

"Ya bu, kami yang curi lada itu. Kami panjat dinding kamar korban,lalu kami ambil lada di kamar korban. Kami buka pintu kamar dari dalam, lalu kami seret lada dalam karung ke luar kamar, dan kami pikul bawa pergi," tersangka kepada sang jaksa.

Kepala Kejari Bangka Supardi diwakili Kasi Intel, Yoga Pamungkas ditemui di kantornya, Senin (7/11/2016), mengakui proses pelimpahan tersangka dan barang bukti sudah dilakukan penyidik kepolisian kepada penuntut umum kejaksaa.

"Dan terhitung, pelimpahan tahap dua, maka status tiga tersangka, kini remi menjadi tahanan kita," kata Yoga, saat memberikan keterangan didampingi JPU Sri Delyanti.

Yoga menyebutkan, tersangka diduga melanggar Pasal 363 Kitap Undang-Undang Hukup Pidana (KUHP). Perbuatan tersangka, diancam pidana lima tahun penjara.

"Dari pengakuan tersangka saat pelimpahan tahap dua tadi (hari ini -red), bahwa lada yang dicuri sekitar 43 kg, namun sebagian menurut tersangka sudah mereka jual," katanya.

Beberapa waktu lalu disebutkan, dua pemuda, Kadi dan Hendra, diamuk massa di Desa Kota Kapur Kecamatan Mendobarat.

Keduanya kemudian diserahkan warga ke polisi atas tuduhan mencuri lada di rumah Korban, Susanto (25) di Desa Kota Kapur.

Beberapa hari setelah itu, polisi melakukan penyelidikan. Hasilnya, seorang seorang pelaku lainnya, Defriadi, ikut ditangkap.

Penulis: ferylaskari
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved