Anton Sebut Trump Bikin Kondisi Ketidakpastian Semakin Besar

"Kalau risiko sudah terukur dan bisa dimitigasi, tetapi kalau uncertainty lebih susah. Itu yang sebabkan kemungkinan volatilitas di pasar keuangan..."

Anton Sebut Trump Bikin Kondisi Ketidakpastian Semakin Besar
The Tennesse Tribune
Donald Trump 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Ketidakpastian global diramal semakin tinggi setelah Donald Trump berhasil mengungguli Hillary Clinton berdasarkan hasil perhitungan langsung pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS).

Baca: Ahmad Dhani Akhirnya Laporkan Indra Tan ke Polda Metro Jaya dengan Membawa Bukti Gambar

Namun, terpilihnya Trump juga akan memberikan keuntungan bagi Indonesia.

Kepala Ekonom Bank Mandiri Anton Gunawan mengatakan, arah kebijakan Donald Trump hingga saat ini belum jelas dan tidak memberikan jaminan ketenangan dan kedamaian.

Baca: Kisah Kakek Umur 95 Tahun Asal Jember Ini Tamparan Keras bagi Generasi Muda

Bahkan, berpotensi menimbulkan konflik. Hal ini menyebabkan ketidakpastian semakin tinggi sehingga volatilitas di pasar keuangan global semakin besar.

"Kalau risiko sudah terukur dan bisa dimitigasi, tetapi kalau uncertainty lebih susah. Itu yang sebabkan kemungkinan volatilitas di pasar keuangan akan lebih besar. Itu yang mesti berjaga-jaga, baik naik maupun turun," kata Anton, Rabu (9/11/2016).

Baca: Siswa SD Ini Harus Operasi Alat Vital karena Diduga Alami Kekerasan di Sekolah

Menurut Anton, jika arah lebijakan Trump berlawanan dengan konsensus, maka bisa menyebabkan pertumbuhan ekonomi negeri Paman Sam tersebut menjadi lebih lambat.

Hal ini membuat Bank Sentral AS tidak akan buru-buru menaikkan suku bunga acuannya dan menguntungkan bagi Indonesia.

Sebelum kebijakan di AS jelas, Bank Sentral AS masih akan menahan suku bunganya.

"Sampai saat itu fund dari luar negeri itu akan masuk ke negara-negara seperti Indonesia," tambahnya.

Tak hanya itu, investor akan beralih ke aset yang lebih aman, seperti emas termasuk instrumen keuangan selain instrumen keuangan yang diterbitkan AS.

Halaman
12
Editor: asmadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved