Kejari Bangka Gandeng BRI Demi Transparansi Pembayaran Tilang

Kerjasama ini mengenai pelayanan dan pengelolaan uang sitaan dan penerimaan bukan pajak Kejaksaan Republik Indonesia.

Bangkapos.com/Nurhayati
Kejaksaan Negeri Bangka bekerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Sungailiat melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) mengenai pelayanan dan pengelolaan uang sitaan dan penerimaan bukan pajak Kejaksaan Republik Indonesia di Kantor BRI Cabang Sungailiat, Rabu (9/11/2016). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kejaksaan Negeri Bangka bekerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Sungailiat melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) mengenai pelayanan dan pengelolaan uang sitaan dan penerimaan bukan pajak Kejaksaan Republik Indonesia, di Kantor BRI Cabang Sungailiat, Rabu (9/11/2016) .

Penandatangan MoU ini, menurut Kasi Pidum Kajari Bangka Retni Natalia Bia dilakukan Kejaksaan Negeri Bangka untuk menindaklanjuti MoU yang sudah dilaksanakan BRI pusat dengan Kejaksaan Agung RI beberapa pekan lalu.

"Kami menyambut dengan antusias kesepakatan antara Kejaksaan Negeri Bangka dengan BRI Cabang Sungailiat tentang optimalisasi PNBP yang berasal dari tilang pada wilayah hukum Kejari Bangka hingga terlaksananya penandatanganan MoU pada hari ini karena kami yakin akan manfaat dilakukan kerjasama ini pada akhirnya dapat dirasakan langsung oleh institusi ini," jelas Retni didampingi PLH Kajari Bangka Yoga Pamungkas dan Kasi Datun Kejaksaan Negeri Bangka, Bagus Nur Jakfar Adi Saputro serta staf kejaksaan lainnya.

Kerjasama ini juga tidak hanya bagi para apatur kejaksaan tetapi tujuan finalnya untuk dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat Bangka yang menginginkan kemudahan dalam melakukan pembayaran denda tilang.

Diakuinya reformasi birokrasi di tubuh kejaksaan pada hakikatnya merupakan upaya melakukan pembaharuan dan perubahan mendasar terhadap sistem penyelenggara pemerintah terutama pada hal-hal yang menyangkut pada aspek kelembagaan ketatalaksanaan dan sumber daya manusia aparatur.

"Reformasi biroktrasi ini dilaksanakan dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dengan kata lain adalah perwujudan langkah strategis untuk pengoptimalisasi pendapatan negara bukan pajak dari kejaksaan dari tilang," jelas Retni.

Menurutnya, inilah yang menjadi alasan untuk mengambil kebijaksaan atau langkah yang bersifat mendasar dan konfrehensif dengan dilaksanakan MoU ini diharapkan pendapatan negara bukan pajak yang berasal dari tilang meningkat dengan bantuan kemudahan fasilitas yang disediakan oleh BRI.

Selain itu juga menciptakan transparansi pengelolaan denda tilang dan profesionalisme dalam mewujudkan pelayanan di masyarakat.

"Dengan ditandatangani keputusan ini diharapkan simbiosis mutualisme antar pihak akan terus terjalin. Kami berharap MoU ini merupakan awal dari kerjasama lain yang lebih baik lagi antara Kejaksaan Negeri Bangka dengan BRI Cabang Sungailiat," harap Retni.

Halaman
12
Penulis: nurhayati
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved