Pemkab Bateng Ingin Lahan eks Tambang jadi Lahan Pertanian

Pemkab Bangka Tengah sudah memiliki 10 hektar lahan eks tambang yang dijadian tempat untuk bercocok tanam.

Pemkab Bateng Ingin Lahan eks Tambang jadi Lahan Pertanian
IST
Petugas dari balai besar penelitian dan pengembangan sumber daya lahan pertanian saat melihat kebun palawija di desa bukit kijang, selasa (8/11/2016) kemarin. 

Laporan Wartawan Bangkapos, Riski Yuliandri

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemkab Bangka Tengah sudah memiliki 10 hektar lahan eks tambang yang dijadian tempat untuk bercocok tanam.

Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluh (BKP3) bateng, Sajidin mengatakan pemkab bateng baru memiliki lahan eks tambang di desa Bukit Kijang, Namang.

Dilokasi tersebut, pihaknya sudah melakukan penanaman berupa tanamanan jenis palawija seperti jagung, ubi, hingga lada.

Menurutnya untuk menjadikan lahan eks tambang sebagai lahan pertanian harus membutuhkan proses. Unsur tanah terlebih dulu harus diteliti untuk melihat bahan-bahan berbahaya yang massih terkandung dalam tanah tersebut.

"Ini program badan penelitian dan pengembangan pertanian, dan balai besar penelitian dan pengembangan sumber daya lahan pertanian, mereka punya SDMnya jadi sebelum ditanam, tanahnya diolah dulu biar unsur tanahnya cocok," ungkapnya.

Ia mengatakan lahan seluas 10 hektar tersebut dikelolah oleh petani setempat dengan mengikuti saran dari penyuluh BKP3 bateng.

"Saat ini lahan eks tambang di desa bukit kijang ini dikelolah oleh petani kita, mungkin sebentar lagi sudah ada beberapa tanaman yang hampir panen," tambahnya, rabu (9/11/2016).

Meski saat ini baru memiliki 10 hektar lahan pertanian bekas tambang timah, pihaknya bertekad akan menambah lokasi di desa-desa lain di negeri selawang segantang.

"Kami juga berencana akan membuka lahan eks tambang untuk dijadikan lahan pertanian di desa lainnya. Dengan adanya lahan ini bisa membuat masyarakat kita kembali bertani paska timah ini," terang Sajidin.

Penulis: tidakada020
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved