Spanduk LSM Fakta Raib, Kata Koko Itu Barang Bukti, Bukan Hilang

Hilangnya spanduk aspirasi milik Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Fakta dari tempat asal, yaitu di depan pagar kantor DPRD Belitung Timur

ist
Dua lembar spanduk terpasang di depan kantor DPRD Beltim oleh Ade Kelana dari LSM Fakta yang diduga terindikasi tidak pidana pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan, Selasa (8/11). 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Subrata

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Hilangnya spanduk aspirasi milik Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Fakta dari tempat asal, yaitu di depan pagar kantor DPRD Belitung Timur (Beltim), dijawab oleh Koko Haryanto, Rabu (9/11).

Pria yang merupakan anggota Komisi 1 DPRD Beltim ini mengatakan bahwa spanduk tersebut kini sudah berada di Polres Beltim untuk menjadi barang bukti atas laporan dirinya terkait dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan.

"Spanduk itu sudah menjadi barang bukti,dan tidak bisa dikategorikn hilang," Kata politikus PBB ini melalui pesan WA kepada Pos Belitung, Rabu (9/11).

Menurut Koko, spanduk tersebut memang diminta Polres kepada dirinya selaku pelapor agar menyertakan barang bukti.

"Jadi tidak bisa dikategorikan pencurian, karena telah disaksikan oleh kuasa hukum, satpol PP dan Sekwan," kata Koko

Ditambahkannya, pada saat pengambilan, barang tersebut sudah dalam status barang bukti yang harus disertakan.

Oleh karena itu, Koko menilai tidak perlu meminta izin pemilik, karena ini merupakan delik aduan. Terlebih dari itu, Koko merasa dirinya telah dirugikan oleh spanduk tersebut, "Barang bukti bisa disita atas pemenuhan alat bukti," tutupnya.

Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved