Minggu, 7 Juni 2026

Elektabilitas Merosot, Ahok Singgung Nama Eko Maulana Ali

Ahok menyebut LSI tak pernah memberikan survei yang positif sejak pencalonannya di Pilkada Bangka Belitung 2007 lalu.

Tayang:
Editor: fitriadi
Tribunnews.com/Dennis Destryawan
Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyinggung soal peti mati saat menanggapi elektabilitasnya yang terus merosot.

Berdasarkan Lingkaran Survei Indonesia elektabilitas pasangan petahana Ahok dan Djarot Saiful Hidayat terus menurun. Survei yang dilakukan sejak 31 Oktober hingga 5 November itu, menunjukan elektabilitas Ahok hanya 24,6 persen.

Elektabilitas petahana semakin ditempel ketat pasangan lain, yakni Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni 20,9 persen, serta pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Salahudin Uno dengan 20 persen.

Baca: Kali Kedua Ahok Tegaskan Tidak Mundur dari Pilkada DKI Jakarta dan Siap Dipenjara

Baca: Survei Terbaru LSI: Elektabilitas Ahok Turun Drastis Gara-gara 4 Masalah Ini

Baca: Ahok Takut Jatuh Banyak Korban di Kedoya Utara, Blusukan Pun Batal

Baca: Seratusan Polisi Bersenjata Laras Panjang Bersiaga saat Ahok Hendak Blusukan

Ahok menyebut LSI tak pernah memberikan survei yang positif sejak pencalonannya di Pilkada Bangka Belitung 2007 lalu. Saat itu, Ahok mundur sebagai Bupati Belitung Timur untuk ikut Pilkada Babel.

Ujungnya, Ahok harus takluk dari kontestan lainnya, yaitu Almarhum Eko Maulana Ali yang saat itu mundur pula dari jabatannya sebagai Bupati Bangka.

Baca: Rani Juliani Seolah Hilang Ditelan Bumi Usai Seret Antasari ke Penjara

rani juliani
Rani Juliani

Menanggapi elektabilitasnya yang terus merosot, Ahok malah menyinggung pepatah tiongkok. Yang maknanya, serupa dengan lebih baik menunggu hasil akhir pada Pilkada Ibu Kota yang berlangsung 15 Februari 2017. Hal itu juga yang pernah diutarakannya saat kalah di Pilkada Babel.

Ahok juga menyinggung pendiri LSI, Denny Januar Ali, yang hasil surveinya kerap memenangkan elektabilitas Eko Maulana Ali dibandingkan Ahok. Kondisinya, sama seperti saat ini, di mana elektabilitas Ahok menurut LSI terus merosot.

"Waktu saya kalah, saya satu kalimat gini, tidak usah terlalu senang sebelum ada bunyi empat paku di atas peti mati, kamu jangan mengklaim kamu hebat. Akhirnya apa? Yang dibela Denny JA, Eko Maulana Ali itu sudah almarhum sekarang. Saya masih Gubernur DKI," imbuh Ahok.

Baca: Marwah Daud Tertipu, Dimas Kanjeng dan Vijay Tak Kuat Menahan Tawa

Baca: Cerita Bayi Diduga Tertukar Usai Operasi Caesar, Hasil Tes DNA Mengejutkan

Baca: Polisi dan Warga Kaget saat Dievakuasi Mayat Ini Tiba-tiba Bangun dan Tertawa

orang gila1

Hiraukan hasil survei, Ahok memilih untuk fokus menjalankan roda pemerintahannya di Jakarta, setelah Pilkada selesai, apapun hasilnya, kalah atau menang.

"Saya sudah bilang kan' saya ini sampai Oktober 2017 kok berakhir," tutup Ahok.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved