Limbah TI Apung Penyusuk Cemari Pulau Putri

Pengelola Obyek Wisata Pantai Penyusuk dan Pulau Putri, Akli mengungkapkan, dampak dari TI apung, limbahnya naik dan masuk ke Pulau Putri

Limbah TI Apung Penyusuk Cemari Pulau Putri
bangkapos.com/Riyadi
Puluhan unit TI apung beroperasi di dekat Pantai Penyusuk Kelurahan Bukit Ketok Kecamatan Belinyu. Foto Senin (7/11/2016). 

BANGKAPOS.COM, RIAUSILIP -- Baru dua hari lalu dirazia oleh tim gabungan dari Polres Bangka, Satpol PP Pemkab Bangka dan Polair, tambang inkonvensional (TI) apung marak lagi beroperasi di Sungai Perimping Kecamatan Riausilip.

Informasi yang dihimpun bangkapos.com, Kamis (10/11), TI apung tidak hanya beroperasi lagi di DAS Perimping, tapi juga di tengah hutan bakau sungai setempat.

Warga sekitar Sungai Perimping, Pram mengungkapkan, TI apung sudah masuk lagi dan pagi tadi (kemarin) sudah ada yang beroperasi di sungai dan di bakau.

"Pagi tadi saya turun memancing ke sungai, saya lihat TI apung sudah banyak beraktivitas lagi, la operasi lagi, di bakau juga ada, padahal baru saja dirazia di hari Selasa kemarin," ungkap Pram kepada bangkapos.com, Kamis.

Dalam Razia Selasa (8/11) lalu, Tim yang dipimpin Kabag Ops Polres Bangka, Kompol Ridwan Rajadewa, sempat dihalang-halangi oleh para penambang. Kendati demikian, ada belasan ponton yang berhasil dihancurkan dengan cara dibakar oleh tim razia.

Selain di sepanjang Sungai Perimpin dan anak-anak sungainya, TI apung juga merambah kawasan obyek wisata Pantai Penyusuk Belinyu, dampak penambangan juga berpengaruh terhadap obyek wisata Pulau Putri.

Pengelola Obyek Wisata Pantai Penyusuk dan Pulau Putri, Akli mengungkapkan, dampak dari TI apung, limbahnya naik dan masuk ke Pulau Putri, di saat terjadi air pasang.

"Limbah yang sampai ke Pulau Putri, ya tidak hanya airnya yang keruh, tapi limbah padat lainnya dari ponton-ponton TI apung juga terbawa arus dan masuk ke Pulau Putri dan di Pantai Penyusuk sendiri," kata Akli kepada bangkapos.com Kamis.

Dikatakan Akli, namun dalam dua hari terakhir ini, TI apung itu sudah keluar dari Pantai Penyusuk, tidak diketahui pindah kemana.

Namun dalam dua hari terakhir, Pantai Penyusuk Belinyu, sudah bersih dari aktivitas tambang inkonvensional (TI) apung.

"TI apung sudah nggak ada lagi, hari ini saya ada di Pulau Putri (depan pantai Penyusuk), TI apung sudah pergi, tapi pindah kemana saya nggak tahu," kata Akli. (yik)

Editor: edwardi
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved