Kabupaten Layak Anak Sudah Tidak Ada Lagi Tindak Kekerasan Terhadap Anak

Kabupaten Bangka merupakan salah satu kabupaten di Indonesia yang sudah memiliki rencana untuk dijadikan sebagai kabupaten layak anak.

Kabupaten Layak Anak Sudah Tidak Ada Lagi Tindak Kekerasan Terhadap Anak
IST
Asisten bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Bangka Arman Agus 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kabupaten Bangka merupakan salah satu kabupaten di Indonesia yang sudah memiliki rencana untuk dijadikan sebagai kabupaten layak anak.

Menurut Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Bangka Drs. Arman, Pemkab Bangka berkeinginan menjadikan Kabupaten Bangka menuju kabupaten layak Anak setelah dicanangkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise September 2016 lalu di desa Merawang.

Hal itu dikatakan Arman pada Rapat koordinasi (Rakor) membahas Kabupaten Bangka Menuju Kabupaten Layak Anak, Sabtu (12/11) di ruang rapat Bina Praja Kantor Bupati Bangka.

Kesempatan tersebut Arman menjelaskan tentang kriteria sebagai kabupaten layak anak dihadapan sejumlah komponen diantaranya Forum Koordinasi Pemerintah Daerah, lembaga non pemerintah dan SKPD di lingkungan Pemkab Bangka hingga ke tingkat kecamatan.

Dikatakannya, aset kabupaten Kota di seluruh Indonesia yang utama adalah anak, mempedomani Undang Undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

“ Keterlibatan, koordinasi dan singkronisasi, sinergisitas seluruh komponen sangat dibutuhkan untuk menjadikan kabupaten Bangka menuju kabupaten layak anak,” ujarnya.

Diungkapkannya, ada 31 hak anak sesuai dengan Undang Undang perlindungan anak diantaranya hak kebebasan anak untuk bermain, rekreasi, berpartisipasi, bebas berkumpul dan hal lainnya.

Selain itu kabupaten layak anak tidak ada lagi tindak kekerasan terhadap anak, tracfiking anak dan hal – hal lainnya.

Untuk itu permasalahan – permasalahan anak seperti pendidikan, gizi, informasi tidak layak untuk anak dapat diatasi secara bersama – sama, serta memberikan ruang untuk paritisipasi anak, infrastruktur dan kebijakan serta hal lainnya semuanya berorientasi kepada kebutuhan dan perlindungan terhadap anak,

“ Dampak situasi dan kondisi yang ada, nntuk mengatasi permasalahan pada anak harus terjadi perubahan paradikma,” tandas Arman.

Sementara itu Kepala Kantor KBPP kabupaten Bangka Irzoni menjelaskan, terdapat 80 komponen dari SKPD, forum Kominda, LSM dan komponen lainnya yang dilibatkan untuk mewujudkan Kabupaten Bangka Menuju Kabupaten Layak Anak.

Rakor tersebut juga mendengarkan masukan dari para peserta, sehingga dapat dirumuskan guna mewujudkan Kabupaten Bangka Menuju Kabupaten Layak Anak.

Penulis: edwardi
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved