Palsukan Paspor Indonesia, Wanderley dan Klubnya Dihukum Berat AFC

Pemain asal Brasil, Santos Monteiro Junior Wanderley, dan klub asal Uni Emirat Arab, Al Nasr, menerima sanksi dari AFC

Palsukan Paspor Indonesia, Wanderley dan Klubnya Dihukum Berat AFC
superball.id
Wanderley Santos Monteiro Junior 

BANGKAPOS.COM, KUALA LUMPUR - Pemain asal Brasil, Santos Monteiro Junior Wanderley, dan klub asal Uni Emirat Arab, Al Nasr, menerima sanksi dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) karena penggunaan dokumen palsu.

Seperti dikutip SuperBall.id dari situs resmi AFC, Sabtu (12/11/2016), Wanderley dan AFC telah mengakui menggunakan dokumen palsu tersebut untuk mengelabui AFC dalam hal administrasi.

Dokumen palsu itu berupa paspor negara Indonesia.

Sanksi yang dijatuhkan AFC kepada Wanderley berupa larangan bermain selama tiga bulan dan denda 10 ribu dollar AS.

Sedangkan untuk Al Nasr, sanksi yang dijatuhi denda 50 ribu dollar AS, kewajiban mengembalikan seluruh hadiah uang yang didapat di Liga Champions Asia 2016, serta tidak berhak lolos ke Liga Champions Asia 2018.

Uang hadiah Liga Champions Asia sendiri berjumlah 340 ribu dollar AS.

Paspor palsu itu digunakan untuk menyiasati regulasi '3+1' yang mengatur kuota pemain asing.

Dengan regulasi itu sebuah tim bisa membawa empat pemain asing ke pertandingan, tiga pemain di starting line-up dan satu lagi di bangku cadangan.

Sebelumnya, dengan paspor palsunya Wanderley tercatat sebagai pemain Indonesia pertama yang merumput di Liga Uni Emirat Arab.

Di Liga Champions Asia 2016, Al Nasr berhasil melaju hingga fase perempat final, namun dinyatakan kalah 3-0 atas El Jaish karena paspor palsu Wanderley.(*)

Editor: edwardi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved