900 WNA Bekerja di Bangka Belitung, Paling Banyak di Pertambangan

jumlah Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di Provinsi Bangka Belitung (Babel) hingga tahun 2016 sebanyak 900 orang.

900 WNA Bekerja di Bangka Belitung, Paling Banyak di Pertambangan
bangkapos.com/Evan Saputra
Kadisnakertrans, Didik Suprapto 

BANGKAPOS.COM, BANGKA  -- Jumlah tenaga kerja dari Tiongkok mendominasi tenaga kerja asing secara keseluruhan di Bangka Belitung (Babel).

Kebanyakan para pekerja dari Tiongkok ini bekerja di bidang pertambangan.

Kepala Disnakertran Provinsi Babel, Didik Suprapto menyebutkan TKA (Tenaga Kerja Asing) di Babel didominasi negara Tiongkok yang banyak terdapat di bidang pertambangan.

Sedangkan sisanya berasal dari Thailand, Malaysia, Taiwan serta Singapore.

"TKA di kita masih didominasi negara Tiongkok bekerja di sektor pertambangan, namun ada juga di sektor lain, karena banyak sektor-sektor yang terdapat di Babel, termasuk juga dari negara lain," kata Didik kepada harian ini, Jumat (11/11).

Didik menjelaskan berdasarkan data pihaknya jumlah Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di Provinsi Bangka Belitung (Babel) hingga tahun 2016 sebanyak 900 orang.

Angka itu tak jauh berbeda setiap tahunnya. Jumlah TKA yang bekerja di pulau Bangka dan Belitung selalu bertengger di angka 900. Hal ini disebabkan, jumlah yang keluar selalu diimbangi dengan masuk.

"Begini, Jumlah TKA kita tidak lebih dari 900, sebab yang keluar selalu sama dengan masuk sehingga tidak bertambah maupun berkurang," kata Didik.

Didik menyebutkan, para TKA yang bekerja di Pulau Bangka dan Belitung meliputi bidang, pertambangan, perkebunan dan perkapalan, akan tetapi yang terbanyak adalah di sektor pertambangan.

"TKA di Babel ini bekerja di sektor pertambangan, perkebunan dan perkapalan, tapi yang banyak dari dulu itu di pertambangan karena memang Babel di kenal di bidang ini," ujarnya.

Perhitungan TKA, menurut Didik, didapati dari jumlah IMTA (Izin Mempekerjakan Tenaga Asing) yang dikeluarkan pemerintah, tepatnya Direktorat Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing (PPTKA), Ditjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI.

"Perhitungannya didasari jumlah IMTA yang dikeluarkan pemerintah, jadi kita tahu jumlah TKA yang bekerja di Babel," pungkasnya. (l4)

Editor: Hendra
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved