Kisah yang Mengejutkan Gadis Ini Hilang Selama 10 Tahun, Dikira Meninggal Ternyata Ada di Warnet

Xiao Yun ditemukan oleh polisi setelah ketahuan menggunakan KTP palsu di salah satu warnet.

Kisah yang Mengejutkan Gadis Ini Hilang Selama 10 Tahun, Dikira Meninggal Ternyata Ada di Warnet
http://tembolok.id
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM-Manusia di zaman ini sepertinya bisa hidup hanya dengan internet saja.
Seperti gadis asal Tiongkok ini.

Baca: Inilah Akun yang Ingin Memeras Suami Rey Utami Hingga Rp 1 Juta Per Posting

Melansir People.com, Xiao Yun, hilang saat berusia 14 tahun dari kota asalnya, Hengdian.
Xiao Yun hilang selama 10 tahun dan dianggap meninggal oleh keluarganya.
Ternyata, gadis tersebut ditemukan di Hangzhou, yang hanya berjarak 160 km dari rumahnya.

Baca: Ini Kata Luna Maya Ketika Film Barunya Disebut Menyindir Masa Lalu

Xiao Yun ditemukan oleh polisi setelah ketahuan menggunakan KTP palsu di salah satu warnet.
Menurut The Star, gadis tersebut merupakan penggemar video game CrossFire.

Ia sangat pandai memainkan game tersebut hingga pemain lain mau membayarnya untuk melihat Xiao Yun bermain.
Xiao Yun berkata bahwa ia telah tinggal dan mandi di warnet selama 10 tahun.

Baca: Dampak dan Manfaat Terdahsyat Jika Anda Sering Konsumsi Ikan, Berikut Penjelasannya

Ia bisa hidup dengan menjadi operator warnet.
Pemain game lain pun membantu menyokong kehidupan Xiao Yun.
Ketika ia tidak bekerja, makan, atau tidur, yang ia lakukan adalah bermain CrossFire.

Awalnya Xiao Yun mengaku pada polisi bahwa ia dibesarkan oleh kakek dan neneknya.
Namun kemudian ia mengakui kejadian sebenarnya.
Xiao Yun sempat bertengkar dengan orang tuanya.

Ia kemudian melarikan diri dari rumah, dan tidak kembali hingga 10 tahun.
Polisi memberinya denda sebesar 150 dollars (2 juta rupiah) karena memalsukan KTP.

Polisi kemudian menghubungi orang tua Xiao Yun.
Orang tua Xiao Yun sangat terkejut tiba-tiba mendengar kabar ternyata anaknya masih hidup.

Sang ibu berkata pada The Star, "Aku memiliki sifat keras kepala. Aku juga gampang terbawa emosi. Aku sering memarahinya dulu. Namun sekarang 10 tahun berlalu dan dia sudah dewasa. Aku tidak akan pernah lagi memarahinya."
(TribunStyle.com, Tiara Shelavie)

Editor: Dedy Purwadi
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved