Bangkitkan Zakat Nasional, Baznas Bentuk UPZ

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bangka mengelar rapat koordinasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ)

Bangkitkan Zakat Nasional, Baznas Bentuk UPZ
bangkapos.com/Nurhayati
Rapat koordinasi pembentukan Unit Pengumpulan Zakat, Rabu (16/11/2016) di Gedung Wanita Sungailiat. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bangka mengelar rapat koordinasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), Rabu (16/11/2016) di Gedung Wanita Sungailiat.

Kegiatan ini dilakukan oleh Baznas Kabupaten Bangka untuk mengoptimalisasikan pengumpulan zakat terutama dari para Pegawai Negeri Sipil (PNS) termasuk dari pihak kepolisian dan TNI AD di Kabupaten Bangka.

"Zakat ini kita tingkatkan sehingga bisa menjadi kebangkitan zakat secara nasional. Para pemberi zakat bisa menyalurkan zakatnya melalui UPZ yang telah dibentuk, kemudian disampaikan ke Baznas untuk diberikan kepada fakir miskin dan para penerima yang berhak mendapatkan zakat," jelas Wakil Ketua I Baznas Kabupaten Bangka H Muchlis Kisai kepada bangkapos.com usai pembukaan rapat koordinasi pembentukan UPZ.

Pengumpulan zakat melalui UPZ di instansi pemerintah ini dilakukan terutama untuk pengumpulan zakat profesi. Zakat profesi adalah zakat atas penghasilan yang peroleh dari pengembangan diri yang dimiliki seseorang dengan cara yang sesuai syariat seperti upah kerja rutin seperti profesi dokter, akuntan, pengacara, arsitek dan lain-lain.

Dari berbagai pendapat dinyatakan bahwa landasan zakat profesi dianalogikan dengan zakat hasil pertanian yaitu dari pendapatan kotor. Sedangkan tarif zakatnya dianalogikan kepada zakat emas dan perak yaitu sebesar 2,5 persen atas dasar kaidah.

Selama ini infak dan zakat dari para PNS di Lingkungan Pemkab Bangka menurut Muchlis Kisai, sudah disalurkan melalui beberapa UPZ tetapi belum optimal. Pada tahun 2016 ini zakat dan infak dari para PNS baru sekitar 60 persen.

Sedang berdasarkan hasil keseluruhan pengumpulan zakat, infak dan sadaqoh dari masyarakat yang telah terkumpul melalui Baznas Kabupaten Bangka meliputi saldo akhir tahun 2015 sebesar Rp 304.038.945,15 dan penerimaan Januari hingga Oktober 2016 sebesar Rp 840.486.876,85 dengan total sebesar Rp 1.144.525.831.

Sedangkan pengeluaran dari Januari hingga Oktober 2016 (dana yang telah disalurkan kepada mustahiq) sebesar Rp 990.490.077,50 dengan saldo per 1 November 2016 sebesar Rp 154.035.753,50.

Menurutnya, dari hasil dana yang terkumpul, kemudian disalurkan Baznas Kabupaten Bangka kepada para mustahiq melalui berbagai kegiatan antara lain:

1. Bangka Sehat yakni pemberian santunan kepada orang yang mengajukan permohonan untuk biaya pengobatan dalam upaya penyembuhan.
2. Bangka Cerdas yakni pemberian bantuan beasiswa secara berkala sesuai kebutuhan akademis juga memberikan bantuan kepada perguruan-perguruan atau yayasan yang bergerak di bidang pendidikan yang sifatnya sangat mendesak.
3. Bangka Peduli yakni pemberian bantuan untuk penanggulangan bencana alam seperti banjir, perbaikan rumah tempat tinggal.
4. Bangka Sejahtera yakni pemberian modal pinjaman untuk usaha produktif guna meningkatkan kesejahteraan.
5. Bangka Takwa yakni memberi bantuan kepada pembina mualaf, sumbangan ke pesantren dan masjid, guru-guru mengaji dan guru-guru madrasah.

Dengan dibentuknya UPZ-UPZ di setiap SKPD di Lingkungan Pemkab Bangka serta di TNI/Polri diharapkan pengumpulan zakat, infak dan sadaqoh ini lebih efektif.

"Saya harapkan bahwa seluruh SKPD di Kabupaten Bangka, UPZ-nya bisa terbentuk hingga ke kecamatan bahkan sampai ke desa-desa. Kita mengoptimalkan sosialisasi unit pengumpulan zakat ini," harap H Muchlis Kisai.

Selain pengumpulan zakat, infak dan sadaqoh melalui UPZ-UPZ penyetoran zakat juga bisa dilakukan secara langsung ke Kantor Baznas Kabupaten Bangka atau dapat melalui bank-bank di nomor rekening Baznas Kabupaten Bangka yakni:

Bank Sumsel Babel Sungailiat
145 30 20034, Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Babel 1020 000641 dan Bank Sumsel Babel Sungailiat 145 30 20278.

Penulis: nurhayati
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved