Sosialisasi Kurang Maksimal, Angka Partisipasi Pemilih di Kabupaten Bangka Masih Rendah

sosialisasi belum maksimal sehingga, KPU Kabupaten Bangka diminta tidak hanya melakukan sosialisasi di kota tetapi hingga ke pelosok desa.

Sosialisasi Kurang Maksimal, Angka Partisipasi Pemilih di Kabupaten Bangka Masih Rendah
Bangkapos/Nurhayati
Bupati Bangka H Tarmizi Saat ketika menyampaikan sambutannya pada kegiatan sosialisasi pilkada yang dilaksanakan KPU Kabupaten Bangka, Kamis (17/11/2016) di Hotel Tanjung Pesona Sungailiat. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bupati Bangka H Tarmizi Saat menilai angka partisipasi masyarakat dalam pilkada masih sangat kurang hanya sekitar 68 persen.

Ini terjadi karena sosialisasi belum maksimal sehingga, KPU Kabupaten Bangka diminta tidak hanya melakukan sosialisasi di kota tetapi hingga ke pelosok desa.

Untuk itu ia menyarankan agar KPU melakukan sosialisasi melalui media cetak dan elektronik, memasang baleho di desa-desa, sosialisasi melalui mobil halo-halo, pengumuman di masjid-masjid hingga memasang pengumuman di tempat pemandian umum.

"Pilkada ini sangat penting selain untuk menyampaikan aspirasi masyarakat ke tingkat yang lebih tinggi, pilkada menyangkut masa depan kabupaten karena kebijakan gubernur menentukan kebijakan kabupaten, dana bagi hasil, dana daba, dan untuk mengusulkan ke pusat melalui gubernur," jelas Tarmizi pada saat sosialisasi pilkada yang dilaksanakan KPU Kabupaten Bangka, Kamis (17/11/2016) di Hotel Tanjung Pesona Sungailiat.

Selain itu meminta agar camat hingga ketua RT di Kabupaten Bangka pro aktif meningkatkan partisipasi masyarakat. untuk ikut pilkada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung pada tanggal 15 Februari 2017 nanti.
Pasalnya sukses pilkada ini bukan hanya menjadi tanggung jawab KPU dan Bawaslu beserta jajarannya saja tetapi juga Pemkab Bangka.

"Sosialisasi tidak hanya tanggung jawab KPU dan panwaslu saja tetapi tanggungjawab pemerintah daerah juga. Jadi bupati dengan camat, kades/lurah sampai ketua RT, tokoh agama, tokoh masyarakat harus sosialisasi. Kita harus bantu KPU ini agar ringan kerjanya dengan harapan pemilih banyak datang," harap Tarmizi

Ia juga minta para pemuda membantu mengajak warga untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Begitu juga untuk warga yang tinggal di kebun-kebun yang jauh dari dusun-dusun ia berharap hadir di TPS saat pilkada nanti untuk memberikan hak suaranya.

Oleh karena itu dia menyarankan agar Panitia Pemungutan Suara (PPS) proaktif menarik minat warga untuk datang ke TPS. Seperti di daerah Jawa, menurut Tarmizi diberikan doorprize bagi warga yang datang untuk memilih ke TPS.

"Ketua PPS harus banyak idenya, ada berhadiah, doorprize ini kita diskusikan dengan kawan di SKPD bagaimana teknisnya. Saya berharap banyak datanglah kalau bisa melebihi 75 persen, di Kabupaten Bangka ini paling tinggi 68 persen cuma terlalu rendah itu. Kalau terlalu rendah agak repot, karena pemimpin terpilih menyangkut masa depan daerah ini," tegas Tarmizi.

Menurutnya dari empat pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Babel tersebut siapa pun yang terpilih daerah berkepentingan untuk kemajuan daerah ini.

Penulis: nurhayati
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved