Aldwin Sebut Dua Pendukung Ahok Ini Berpotensi Jadi Tersangka

"Kita menambahkan BAP bukti-bukti terkait bukti-bukti screenshot orang-orang yang selama ini mencemarkan nama baik Pak Buni, memprovokasi..."

Aldwin Sebut Dua Pendukung Ahok Ini Berpotensi Jadi Tersangka
Harian Warta Kota/henry lopulalan
Buni Yani (pakai kaca mata) uasai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jalan Medan, Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (10/11/2016). Buni minta klarifikasi soal pengunggah dan penyunting video pernyataan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tentang Surat Al Maidah ayat 51. Warta Kota/henry lopulalan 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Buni Yani, pengunggah video pidato Gubernur DKI Petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait Surat Al Maidah ayat 51 memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (18/11/2016).

Baca: Nafsu Tak Tertahan, Pasangan Ini Nekat Bercinta di Tempat Umum, Siang Bolong Pula

Buni Yani hadir didampingi kuasa hukumnya dan membawa alat bukti baru.

Diketahui, Buni Yani datang untuk menjalani pemeriksaan terkait laporan dirinya terhadap relawan Ahok-Djarot atas tudingan pencemaran nama baik atau fitnah.

Baca: Gara-gara Punya Pacar Artis Cantik, Pria Ini Malah Sering Dimintai Netizen Tips Dapat Pacar

Buni Yani tampak mengenakan kemeja bermotif kotak-kotak berlengan pendek.

Pengacara Buni Yani, Aldwin Rahardian yang turut mendampingi mengatakan, kliennya datang untuk melengkapi berita acara pemeriksaan (BAP).

Baca: Pulang Dalam Keadaan Mabuk, OK Perkosa Nenek 67 Tahun Yang Merupakan Mertua Kakaknya

Pihaknya juga membawa bukti baru untuk menguatkan laporannya.

"Kita menambahkan BAP bukti-bukti terkait bukti-bukti screenshot orang-orang yang selama ini mencemarkan nama baik Pak Buni, memprovokasi, menebarkan kebencian. Itu semua kita kumpulkan kita akan serahkan ke penyidik," ujar Aldwin di Mapolda Metro Jaya, Jumat (18/11/2016).

Baca: Mario Teguh Bikin Netizen Terenyuh, Ternyata Penyebabnya karena Hal Ini

Dalam hal ini, Buni Yani melaporkan dua orang dari Komunitas Advokat Pendukung Ahok-Djarot (Kotak Adja) yakni Muanas Alaidi dan Guntur Romli.

Bahkan kata Aldwin, dua orang tersebut berpotensi menjadi tersangka sama seperti Ahok.

Aldwin mengatakan, dengan adanya pemeriksaan itu membuktikan jika laporan yang dibuatnya benar-benar layak untuk ditindaklanjuti.

Halaman
12
Editor: asmadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved