Breaking News:

Terdakwa Korupsi Dana Hibah Masjid Divonis Penjara 1 Tahun 6 Bulan

Maryadi dikenakan sanksi putusan hukuman kurungan penjara selama 1 (satu) tahun 6 bulan.

Editor: edwardi
bangkapos.com/Ryan A Prakasa
Terdakwa korupsi dana hibah mesjid Al Qaromah, Maryadi berdialog dengan JPU usai sidang putusan terkait perkara tipikor yang menjeratnya. 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Setelah menjalani proses persidangan di gedung Pengadilan Negeri (Tipikor) Pangkalpinang, akhirnya majelis hakim yang diketuai Setyanto Hermawan SH MHum, Jumat (18/11/2016) menjatuhkan vonis terhadap terdakwa, Maryadi.

Dalam putusan majelis hakim pengadilan setempat, Maryadi dikenakan sanksi putusan hukuman kurungan penjara selama 1 (satu) tahun 6 bulan. Sementara Budiono diputus majelis hakim dengan sanksi hukuman kurungan penjara cuma 1 tahun.

Tak cuma itu kedua pengurus mesjid Al Qaromah, Riau Silip, Bangka itu pun usai divonis diwajib membayar denda masing-masing sebesar Rp 50 juta dan subsider selama 2 bulan.

Kedua terpidana korupsi dana hibah itu pun usai divonis majelis hakim pengadilan setempat siang itu langsung dijebloskan ke lembaga pemasyarakatan (Lapas) Tuatunu Kota Pangkalpinang guna menjalani vonis hukuman.

Terpidana Maryadi dan Budiono terjerat persoalan hukum lantaran kedua pengurus mesjid itu diduga telah melakukan penyimpangan uang negara bantuan dana hibah pemerintah provinsi Bangka Belitung yang diberikan kepada yayasan masjid Al Qaromah Desa Riau, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka senilai Rp 500 juta pada tahun 2011 lalu.

Dalam amar putusan yang dibacakan oleh majelis hakim di sela-sela sidang siang itu disebutkan jika dari kegiatan pembangunan mesjid Al Qaromah, di desa Riau itu terbukti telah merugikan keuangan negara sebesar Rp 77 juta lebih.

Sebelumnya berdasarkan perhitungan kerugian negara oleh pihak kejaksaan angka kerugian negara mencapai angka sebesar. Rp 84 juta lebih.

Meski begitu kedua terpidana tersebut Maryadi sebelumnya telah mengembalikan uang (titipan) sebesar Rp 21 juta, sedangkan Budiono sebesar Rp 8 juta yang disetorkan ke kas negara.

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved