ADVERTORIAL YUSRON YUSRONI

Warga Bangka Tengah Keluhkan Sulitnya Dapat Lahan dan Lapangan Pekerjaan

" Kami ni buka kebun sudah susah pak, karena lahan sudah dikuasai pengusaha, dan perusahaan , " ujar salah satu warga kepada Yusron Ihza.

BANGKAPOS/ ZULKODRI
Calon Gubernur Babel,  Yusron Ihza bersama mantan Bupati Bangka Tengah,  Abu Hanifah ketika berdialog dengan warga di Desa Belimbing,  Kecamatan Lubuk Besar Kabupaten Bangka  Tengah,  Kamis (17/11/2016).(Zulkodri/bapos) 

Laporan wartawan Bangka Pos,  Zulkodri

BANGKAPOS. COM,  BANGKA -- Susahnya membuka lahan perkebunan baru, serta sulitnya mencari lapangan pekerjaan menjadi keluhan warga kepada Calon Gubernur Babel,  Yusron Ihza ketika  berdialog dan bertatap muka  di Desa Belimbing Kecamatan Lubuk Besar Kabupaten Bangka Tengah, Kamis (17/11/2016).

" Kami ni buka kebun sudah susah pak,  karena lahan sudah dikuasai pengusaha,  dan perusahaan , " ujar salah satu warga kepada Yusron Ihza.

Abu Hanifah

Dengan bijak dan terkesan tidak mau menghakimi,  menurut Yusron apabila perusahaan memiliki lahan dan bergerak diperkebunan. Menurut undang-undang maka wajib menyediakan plasma kepada masyarakat. 

" Seharusnya pemda yang harus ketat pengawasannya, harus dicari solusinya.  Jangan sampai ada perusahaan tetapi merugikan masyarakat. Itu perintah undang-undang. Kalau melanggar bisa dicabut izinnya. Saya berprinsip boleh investasi, asal masyarakat saya juga untung dan sejahtera.

Bukan hanya perusahaan yang untung, atau oknum tertentu yang untung.  Makanya program saya pembangunan yang merata, " ujar Yusron

Ditambahkan oleh Mantan Bupati Bangka Tengah,  Abu Hanifah yang hadir dalam kegiatan tersebut, mengaku prihatin dengan keadaan masyarakat Bangka Tengah yang kesulitan mendapatkan lapangan pekerjaan pasca PT Koba Tin tidak beroperasi kembali.

" Jaman saya masih jadi bupati,  saya yang mengaspal jalan menuju Belimbing ini.  Tadi saya lihat jalannya  hancur.  Sayang sekali tidak dipelihara seperti sekarang ini. Selain itu,  banyak keluhan warga yang melapor ke saya,  susahnya mendapat lapangan pekerjaan di Bangka Tengah ini. Parahnya lagi saya baca di koran, berdasarkan evaluasi dari kementerian dalam negeri dan BPKP pusat kinerja pemerintahnya melorot dari urutan 51 menjadi 141. Jadi jangan terlihat bagus diluar,  tetapi di dalam malah amburadul " ucapnya.

Dalam dialog dialogis tersebut,  Abu Hanifah mengatakan,  Yusron merupakan asset putra daerah yang sudah diakui dunia.

" Saya kenal betul dengan beliau,  Pak Yusron ini, selalu rendah hati, walaupun sudah keliling dunia, jaringannya banyak. Beliau ini,  idealisnya  tinggi,  tidak mau tunduk dengan cukong. Beliau bahkan rela mengundurkan diri dari Dubes untuk membangun Babel ini. Insyaallah apabila terpilih,  beliau akan membuka lapangan pekerjaan dengan mendatangkan investor ke Bangka Tengah ini, " ucapnya. (Zky)

Penulis: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved