Kloset Berbahan Emas Rp 15 Miliar, Jika Mau Pakai Harus Antre 2 Jam

Seniman kontemporer berkebangsaan Italia, Maurizio Cattelan membuat kloset super mewah berbahan emas 18 karat setara dengan Rp 15 miliar.

Kloset Berbahan Emas Rp 15 Miliar, Jika Mau Pakai Harus Antre 2 Jam
Indiantimes.com
Kloset berbahan emas 

BANGKAPOS.COM - Apa yang ada dalam benak kamu jika mendengar kata emas?

Mungkin, sebagian dari kita terbayang berbagai aksesori, ataupun perabotan berwarna kuning berkilauan, yang bersih tanpa noda.

Namun kali ini, ide mencengangkan dimunculkan seniman kontemporer berkebangsaan Italia bernama Maurizio Cattelan.

Baca: Ibu Asal Aceh Baru Hamil 7 Bulan Lahirkan Bayi Perempuan Kembar 4

Ia membuat kloset berbahan emas 18 karat, yang dipasang di Museum Guggenheim, New York.

Kloset itu dibangun dengan ukuran standar, di lantai empat museum, dengan penanda plakat kecil satu-satunya yang mengindikasi kehadirannya.

Baca: Kenali Sirosis, Penyakit Hati yang Menggerogoti Sutan Bhatoegana Hingga Meninggal

Jika masuk ke dalamnya, kamu akan langsung disambut dengan keberadaan kloset duduk tersebut, beserta gulungan tisu toilet.

Instalasi itu dipasang pada dalam sebuah pameran yang berjudul "Amerika".

Kloset super mewah tersebut diperkirakan menelan biaya $ 1-$ 1,7 juta dolar AS, atau setara dengan Rp 15 miliar.

Baca: Sepasang Kekasih Tepergok Gituan di Dalam Mobil, Eh Malah Ngebut dan Akhirnya Terbalik

mesum
Polisi mengamankan sepasang kekasih yang mesum di mobil. (kanan) Mobil pasangan mesum yang terbalik.

Bukan sekadar pajangan, kloset itu benar-benar bisa difungsikan sebagaimana mestinya oleh para pengunjung.

Namun, kamu harus mengantre selama dua jam, dan membayar $15 dolar AS, atau setara Rp 200 ribu, dilansir Indiantimes.com.

Nathan Otterson, konservator senior mengatakan pada The Guardian, ia akan mendatangkan kru pembersih setiap 15 menit.

Baca: Wanita Ini Kaget Cuma Makan 2 Buah Durian Harus Bayar Rp 700 Ribu

Mereka akan membersihkan bagian bawah kloset dengan lap medis, dan dalam waktu tertentu, akan membersihkannya dengan pembersih uap, seperti layaknya di rumah sakit.

Seorang petugas keamanan akan berjaga-jaga di luar toilet.

Orang hanya akan diizinkan untuk memasuki satu per satu, dan tas harus ditinggalkan di luar.

Editor: fitriadi
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved