Bareskrim Selidiki 70 Pemilik Akun Facebook Disinyalir Penyebar Isu Rush Money

Saya rasa tidak terlalu banyak yang kita identifikasi di akun twitter, tapi di facebook itu ada sekitar 70 akun yang kita identifikasi,

Bareskrim Selidiki 70 Pemilik Akun Facebook Disinyalir Penyebar Isu Rush Money
Tribunnews.com/ Fitri Wulandari
Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Agung Setya (kiri) dan Kombes Pol Wisnu Hermawan dalam konferensi pers yang digelar di Ruang Rapat Dittipideksus, Bareskrim Polri, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Senin (21/11/2016). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fitri Wulandari

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Bareskrim Polri mengungkapkan ada 70 akun sedang diselidiki terkait penyebaran isu Rush Money.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Agung Setya menjelaskan pihaknya sedang mengidentifikasi pengguna Twitter dan Facebook untuk mengungkap dalang dibalik munculnya isu Rush Money.

"Saya rasa tidak terlalu banyak yang kita identifikasi di akun twitter, tapi di facebook itu ada sekitar 70 akun yang kita identifikasi," ujar Agung di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (21/11/2016).

Ia menegaskan, melalui unit cyber crime Mabes Polri, pihaknya akan menelusuri keberadaan sang pemilik akun.

"Dalam penyebaran ini, kita perlu identifikasi keberadaannya dan posisinya," katanya.

Menurutnya, penyebaran isu penarikan uang secara massal tersebut disinyalir terkait isu akan adanya aksi pada 25 November 2016 yang kemudian berubah agenda menjadi 2 Desember 2016.

"Ya ini kegiatan yang dihubungkan pada kegiatan nanti tanggal 25 (November), dan ini muncul di beberapa sosial media dan kita telusuri semuanya itu," jelasnya.

Sebelumnya, marak beredar isu akan ditariknya uang secara massal dari bank atau disebut Rush Money.

Rush Money biasa dilakukan masyarakat jika ada ekonomi yang tidak stabil.

Ketidakstabilan tersebut bisa memicu kekhawatiran masyarakat dalam menyimpan uangnya di bank.

Hal tersebut bisa menjadi indikasi bagi mereka untuk menarik uang yang disimpan di bank.

Penulis: Fitri Wulandari

Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved