Breaking News:

Jokowi Sarapan Pagi Bareng Surya Paloh Sambil Bicara 3 Masalah Ini

Surya Paloh memastikan Partai Nasdem siap membantu pemerintah untuk mewujudkan tiga hal yang dibicarakan bersama Jokowi.

Kompas.com/Ihsanuddin
Presiden Joko Widodo saat sarapan bersama Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di teras Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (22/11/2016). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengaku membicarakan tiga hal saat sarapan bersama Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di Teras Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (22/11/2016).

"Pertama, kembali saya ingin menegaskan bahwa penguatan kembali spirit kemajemukan spirit pluralisme saling menghargai, saling menghormati, saling mengasihi, saling menyayangi antar anak bangsa sangat diperlukan sekarang atau akan datang," kata Jokowi kepada wartawan usai pertemuan.

Baca: Megawati Usulkan Ini kepada Jokowi untuk Redakan Ketegangan Politik

Kedua, Jokowi juga mengaku ingin memantapkan kembali implementasi ideologi Pancasila oleh seluruh komponen bangsa.

Ia menegaskan bahwa menjaga ideologi Pancasila bukan hanya tugas pemerintah, tapi juga pemuka masyarakat, pemuka agama dan di dalamya termasuk produk yang dikeluarkan DPR.

"Ketiga, ini yang sangat penting, pemerintah bertekad dengan semua kekuatan untuk mencegah tumbuh kembangnya paham radikalisme di Indonesia," tegas Jokowi.

Baca: Makan Siang Bareng Jokowi, Megawati Bawa Ikan Bakar dan Bakmi Goreng ke Istana

makan
Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri melakukan makan siang bersama di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (21/11/2016) siang.

Sementara Surya Paloh memastikan Partai Nasdem siap membantu pemerintah untuk mewujudkan tiga hal yang dibicarakan tersebut.

"Saya sambut hangat, pikiran yang dipikirkan Pak Jokowi sejalan dengan saya, dan barangakali mayoritas masyarakat Indonesia punya pemahaman yang sama," kata dia.

Pertemuan Jokowi dan Surya Paloh ini masih dalam rangka kelanjutan konsolidasi setelah unjuk rasa besar-besaran di sekitar Istana pada 4 November lalu.

Baca: SBY Tunggu Undangan Istana, Begini Kata Presiden Jokowi

Aksi unjuk rasa itu untuk menuntut proses hukum terhadap calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang dilaporkan karena menista agama.

Pasca-unjuk rasa yang berujung ricuh pada malam harinya itu, Jokowi menemui para ulama, kesatuan TNI-Polri, hingga bersilaturahim dengan ketua umum partai politik.

Sebelumnya, Jokowi juga sudah lebih dulu mengundang Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, dan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto makan siang di Istana.

Jokowi juga sudah menghadiri acara yang digelar oleh Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Amanat Nasional, dan Partai Persatuan Pembangunan.

Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved