Irfani Mauran Tak Setuju UN Dihapus karena Sebagai Pembanding
hasilnya UN berfungsi sebagai pembanding untuk mengukur keberhasilan tiap-tiap wilayah.
Penulis: Dede Suhendar | Editor: Hendra
Laporan Wartawan Pos Belitung Dede Suhendar
BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Belitung, Irfani Mauran mengatakan bahwa UN masih dibutuhkan untuk mengukur standar pendidikan di seluruh wilayah Indonesia.
Nantinya hasilnya UN berfungsi sebagai pembanding untuk mengukur keberhasilan tiap-tiap wilayah.
"Kalau tidak ada standar bagaimana kita mau membandingkan. Jadi sebenarnya UN itu masih dibutuhkan untuk pemetaan," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (24/11/2016).
Sementara itu, selaku stackholder di daerah, dirinya mengaku bingung terhadap kebijakan yang dikelurakan oleh pemerintah pusat. Terutama terkait persiapan agar semua sekolah di Kabupaten Belitung mampu menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).
Oleh sebab itu, lanjutnya, sekarang ini sekolah tengah berupaya mewujudkan program tersebut. Sementara beredar isu yang bertolak belakang yaitu penghapusan UN.
"Kalau benar UN mau dihapus, kemaren UNBK jangan diwajibkan," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/siswa-smp-lagi-mikirin-jawaban-ujian_20160509_205512.jpg)